Politisi Gerindra Harap Kejaksaan Segera Ungkap Dana Revolving Sapi di Tubaba

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 1 DPRD Tubaba Angkat Bicara Soal Dana Revolving Sapi

Ketua Komisi 1 DPRD Tubaba Angkat Bicara Soal Dana Revolving Sapi

 

LampungCorner.com,Tubaba– Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), yang juga selaku Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, Yantoni, harapkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) tidak lambat dalam menangani permasalahan dana Revolving Sapi.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra itu, tidak ada toleransi untuk Tindak Pidana Korupsi di Kabupaten Tubaba, baik yang telah, sebelum, dan sedang berjalan.

Sikap itu disampaikan Yantoni saat menanggapi adanya dugaan 9 Kelompok Tani di Kabupaten Tubaba yang diduga menggelapkan dana bergulir program Revolving Sapi mencapai Rp.3,6 Miliar, yang mana dana tersebut merupakan dana bergulir sejak Tahun 2013 hingga 2014 silam senilai Rp.7 Miliar untuk 10 Kelompok.

Baca Juga :  Paripurna HUT ke-27, Sinergi Jadi Kunci Lampung Timur Menuju “Makmur Lestari”

“Jika ini sudah pernah menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun 2022-2023. Maka jawabannya adalah Pidana, jika hasil BPK harus sudah dipulangkan dalam 60 hari dan ketika tidak dikembalikan, selesai urusan itu, tidak ada simpang siur perdata atau apa lagi. Jika harus dipulangkan, ya dipulangkan, tidak ada toleransi lagi, jelas itu Pidana, jangan dibiarkan berlarut-larut, sudah terlalu lama,” kata Yantoni kepada media di ruang kerjanya, Senin (28/04/2025). 

Menurutnya, pihaknya yakin bahwa perencanaan program tersebut sangat tidak matang. Sebab itu, terjadinya permasalahan pada Revolving Sapi sehingga merugikan daerah.  

Baca Juga :  Gerindra Tuding Ada Konspirasi di Balik Anggaran Proyek Rp27 Miliar

“Kemarin kami sudah minta arsip bukti MoU pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), dan mereka harus memberikan arsip tersebut kepada DPRD, sebab kita mengacu ketika ada bahasa memulangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), jadi program model apa ini sebenarnya membingungkan publik,” jelasnya.

Ditegaskannya, bahwa pada kenyataan program Revolving Sapi di Kabupaten Tubaba adalah program gagal sejak perencanaan.

“Asal-asalan program ini, memberikan kesempatan pada pihak lain untuk merugikan Negara secara berjamaah, sejauh mana keterlibatan Dinas maupun pejabat terkait, jadi pihak Kejaksaan harus jeli mengungkap tabir ini hingga benar-benar tuntas,” pungkasnya. (Rian)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru