LampungCorner.com,Tubaba— Peran zakat sebagai penopang harapan masyarakat kembali terlihat nyata di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung. Melalui kolaborasi lintas sektor, Baznas Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten setempat terus menghadirkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang berada dalam kondisi rentan, mulai dari anak yatim piatu, warga penderita penyakit kronis, hingga bayi yang tengah berjuang melawan sakit.
Pada Senin, 26 Januari 2026, kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada dua anak yatim piatu kakak beradik, Fiyan Ken Hidayat (15) dan Raka Ubay Dilah (11), warga Tiyuh (Desa) Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar. Keduanya diketahui tinggal di rumah tidak layak huni dan menggantungkan hidup dari bantuan sang bibi.
Kegiatan yang dihadiri perwakilan Bupati Tubaba, Asisten I Untung Budiono, Ketua Baznas Tubaba, Dinas Sosial, Camat, hingga Pemerintah Tiyuh itu menyalurkan paket sembako, uang tunai, serta bantuan renovasi rumah senilai total jutaan rupiah. Selain itu, Dinas Sosial turut memberikan perlengkapan kebutuhan dasar dan dukungan pendidikan melalui program beasiswa Kementerian Sosial.
“Bantuan ini adalah hasil kolaborasi. Untuk rumah, karena masih menumpang, proses hibah tanah sedang diupayakan. Setelah itu, pemerintah akan membantu renovasi,” ujar Untung Budiono mewakili Pemkab Tubaba.
Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Tiyuh dan masyarakat. Ke depan, Baznas juga akan menyalurkan bantuan lanjutan melalui Program Nuwo SIP guna meningkatkan kelayakan tempat tinggal anak-anak tersebut.
Tak hanya itu, pada hari yang sama, BAZNAS Tubaba juga melakukan verifikasi lapangan bantuan pengobatan bagi Bapak Lasio (50), warga Tiyuh Waysido, yang telah menderita benjolan di wajah selama hampir 30 tahun. Berdasarkan hasil verifikasi medis dan sosial, Baznas menetapkan bantuan akomodasi pengobatan sebesar Rp5 juta untuk mendukung proses perawatan lanjutan.
Bantuan tersebut kemudian resmi disalurkan pada Rabu, 28 Januari 2026, melalui Program Kesehatan Baznas. Pemerintah daerah melalui Puskesmas Karta Raharja turut memberikan dukungan rujukan medis dan fasilitasi ambulans menuju rumah sakit rujukan.
“Ini adalah bagian dari amanah zakat agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mustahik,” ujar H. Jumantoro, Wakil Ketua I Baznas Tubaba, mendampingi Ketua Baznas H.Purwanto.
Aksi kemanusiaan Baznas Tubaba juga menjangkau Ananda Revania Zea As Shakila, bayi berusia 2 bulan yang tengah menjalani perawatan intensif di RSCM Jakarta akibat gangguan pernapasan sejak lahir. Pada Rabu, 28 Januari 2026, Baznas menyalurkan bantuan akomodasi pengobatan sebesar Rp5 juta kepada keluarga Revania di Tiyuh Panaragan Jaya Indah.
Wakil Ketua III Baznas Tubaba, H. Suprianto Hadi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga selama mendampingi proses pengobatan sang bayi. Ia juga mengajak masyarakat dan para muzaki untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
“Melalui rangkaian aksi ini, BAZNAS Tubaba bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan kekuatan sosial yang mampu menghadirkan harapan, menguatkan yang lemah, dan menyalakan cahaya di tengah keterbatasan,” pungkasnya. (Rian)










