Wagub Jihan Nurlela Dilantik Jadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung Periode 2025-2030

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela dilantik menjadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung di Balai Keratun Lt. III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (31/01/2026).

Pelantikan ​berdasarkan Surat Keputusan YKI Pengurus Pusat No: 039/671-R/SK.CABANG./YKI/I/2026 yang ditandatangani Ketua Umum YKI Pusat, Prof. dr. Aru Wisaksono Sudoyo.

Jihan dilantik bersama seluruh jajaran pengurus YKI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

​Ketua Pelaksana Kegiatan dr. Juspeni Kartika, dalam laporannya, menyampaikan bahwa rangkaian pelantikan ini dipadukan dengan kegiatan edukasi masyarakat dan bakti sosial.

Hal ini merupakan wujud nyata komitmen pengurus dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Lampung.

​”Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan YKI Lampung hadir sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker. Kami memandang ini bukan sekadar seremoni, tapi awal penguatan peran YKI,” ujar dr. Juspeni.

​Dalam sambutannya setelah dilantik, Wagub Jihan menegaskan komitmen YKI untuk menjadi “agen perubahan” dalam menekan tingginya angka kasus kanker di Lampung melalui penguatan sistem promotif dan preventif.

Baca Juga :  Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus

Ia menyoroti data Global Cancer Observatory yang mencatat adanya lebih dari 400.000 kasus kanker baru di Indonesia.

​”Kanker bukan isu kecil. Dengan angka kematian mencapai 240.000 jiwa secara nasional, ini tantangan kesehatan serius. Di Lampung, kasus tumor dan kanker payudara masih mendominasi setiap tahunnya,” ujar Jihan.

​Ia menjelaskan, peran YKI akan difokuskan pada upaya “mengurai” beban rumah sakit melalui edukasi masif di tingkat masyarakat.

“Kita mungkin tidak masuk terlalu dalam ke biaya pengobatan yang sudah ter-cover BPJS, tapi YKI akan masuk ke ranah promotif, preventif, serta pelayanan paliatif dan home care. Kami ingin masyarakat sadar bahwa kanker bisa dicegah dengan langkah sederhana,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Jihan menekankan bahwa YKI Lampung akan bertindak sebagai “Rumah Harapan” bagi para penyintas melalui pendampingan psikologis dan sosial.

“Banyak penyintas yang berjuang bukan hanya soal biaya, tapi juga soal mental dan mobilitas. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak berjuang sendirian,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Lampung Desak Kemenhut Evaluasi Register 45 Usai Kasus Tapir Disembelih

​Struktur kepengurusan baru ini dinilai sangat strategis karena melibatkan lintas sektor, mulai dari pimpinan rumah sakit, organisasi profesi, hingga unsur Forkopimda dan organisasi wanita.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Jihan mengajak seluruh pengurus kabupaten/kota untuk segera bergerak nyata dan tidak terjebak dalam kegiatan seremonial semata.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum YKI Pusat, Prof. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, menyampaikan apresiasi atas kuatnya sinergi di Lampung.

Ia menilai kehadiran para pengambil kebijakan (decision makers) dalam kepengurusan merupakan langkah strategis yang luar biasa.

​”Terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat dan penentu kebijakan di Lampung yang telah bersedia bergerak bersama. Formasi lengkap yang melibatkan pemerintah, rumah sakit, hingga organisasi kemasyarakatan ini akan mempercepat pencapaian target pencegahan kanker di daerah,” ujar dr. Aru.

​Ia menutup arahannya dengan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.

“Dukungan luar biasa dari seluruh elemen di Lampung ini menjadi modal besar bagi YKI untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong
UMKO dan ‘Aisyiyah Sindang Sari Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT
Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

UMKO dan ‘Aisyiyah Sindang Sari Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:50 WIB

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:10 WIB

Kantor pemkab Lampura. Foto dok

BREAKING NEWS

Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:03 WIB