Pastikan MBG Tepat Sasaran, SPPG Saung Biru Beri Edukasi di MIN 1 Pesawaran

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saung Biru memberikan edukasi mengenai mekanisme pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada warga sekolah MIN 1 Pesawaran, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperjelas alur distribusi sekaligus memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran.

PIC SPPG Saung Biru, Aris Budi, menjelaskan bahwa edukasi tersebut memaparkan sejumlah tahapan penting, mulai dari bahan makanan masuk ke dapur, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.

“Kami bersilaturahmi sekaligus mengedukasi penerima manfaat terkait pendistribusian MBG agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Aris juga menjelaskan bahwa nilai anggaran per porsi makanan (ompreng) disesuaikan dengan kriteria penerima manfaat.

Baca Juga :  Progres Capai 78 Persen, Wamensos Optimistis Sekolah Rakyat di Lampung Timur Rampung Tepat Waktu

“Untuk siswa SD dan SMP berkisar antara Rp8 ribu sampai Rp10 ribu. Dengan edukasi ini kami berharap menu yang disajikan lebih terkontrol. Kami juga terbuka untuk bersinergi dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Pesawaran, H. Firmansyah, menyambut baik kegiatan edukasi yang disampaikan pengelola SPPG Saung Biru.

Menurutnya, penjelasan tersebut membantu pihak sekolah memahami mekanisme distribusi MBG sesuai petunjuk teknis dan surat edaran yang berlaku.

“Terkait mekanisme pendistribusian MBG, mereka menyampaikan sesuai juknis dan surat edaran dari kepala BGN,” kata Firmansyah.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Pendidikan, UPT Korwilcam Way Lima Fokus Pembinaan Guru dan Siswa Berprestasi

Ia menegaskan, sejauh ini pendistribusian program MBG di MIN 1 Pesawaran berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pihak sekolah juga terus melakukan koordinasi terkait menu serta rutin mengecek kualitas makanan yang diterima siswa.

Menurutnya, pengawasan kualitas makanan menjadi hal penting agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh siswa.

“Jangan sampai misalnya satu jeruk yang busuk merusak yang lain. Koreksi dan masukan ini harus diambil nilai positifnya. Kami juga berharap menu yang diberikan lebih bervariasi serta tetap menjaga rasa dan kualitas bagi penerima manfaat,” tandasnya. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

DPLH Pesawaran Tegaskan Izin Lingkungan PT Yudistira Masih Berlaku
35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah
SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal
Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil
Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor
Apel Siaga HKB 2026, Wabup Pesawaran Tekankan Kolaborasi dan Mitigasi Risiko
Pertumbuhan Ekonomi Pesawaran Capai 5,38 Persen, Musrenbang Siapkan Arah Pembangunan 2027
Siap Amankan Mudik Lebaran 2026, Bupati Nanda Hadiri Rakor Lintas Sektoral di Polda Lampung
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:15 WIB

DPLH Pesawaran Tegaskan Izin Lingkungan PT Yudistira Masih Berlaku

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:53 WIB

35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:17 WIB

SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal

Senin, 25 Mei 2026 - 13:48 WIB

Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:28 WIB

Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor

Berita Terbaru