Komisi IV Ingatkan Penurunan Kuota Solar Dapat Sebabkan Antrean dan Kemacetan Parah

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi.

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, menyoroti pengurangan kuota Bio Solar untuk Provinsi Lampung tahun 2026 dan meminta agar kebijakan tersebut dikaji ulang secara komprehensif.

‎Ia menegaskan, pengurangan tidak boleh hanya disikapi secara teknis di atas kertas, tetapi harus dibaca berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

‎”Harus dikaji dan dibaca secara riil kebutuhan masyarakat. Jangan hanya melihat angka statistik. Tidak dikurangi saja sudah terjadi antrean, apalagi kalau dikurangi,” tegas Yusnadi, Rabu (18/2/2026).

‎Menurutnya, fenomena antrean panjang BBM bersubsidi yang terjadi sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 di sejumlah kabupaten/kota harus menjadi catatan penting dan disampaikan ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi.

Yusnadi menilai jika memang kebutuhan di Lampung tinggi, maka pengurangan kuota perlu dipertimbangkan kembali, bahkan diusulkan penambahan.

Baca Juga :  HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung

‎Yusnadi mengingatkan, Lampung merupakan daerah agraris dengan banyak petani, nelayan, pelaku UMKM, serta sektor transportasi yang sangat bergantung pada Biosolar untuk menunjang aktivitas produksi dan distribusi. Karena itu, kebijakan efisiensi tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat.

‎Ia juga meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung memberikan penjelasan resmi kepada publik, mengingat hingga kini belum ada pemberitahuan tertulis dari BPH Migas terkait penetapan kuota tersebut.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Energi pada Dinas ESDM Provinsi Lampung, Sopian Atiek, menyampaikan bahwa pihaknya baru memperoleh informasi kuota melalui paparan dari PT Pertamina (Persero) dalam agenda High Level Meeting di Bank Indonesia.

‎Berdasarkan koordinasi tersebut, kuota Biosolar Lampung tahun 2026 turun menjadi 779.231 kiloliter atau berkurang 1,45 persen dibandingkan tahun 2025. Adapun kuota Pertalite juga turun cukup signifikan sebesar 11,41 persen menjadi 663.420 kiloliter.

Baca Juga :  Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

‎Menurut Sopian, penurunan kuota dipengaruhi belum optimalnya tingkat penyerapan pada tahun sebelumnya sehingga alokasi tahun ini disesuaikan dengan realisasi konsumsi sebelumnya. Secara nasional, kuota Biosolar turun 1,32 persen dan Pertalite berkurang 6,28 persen.

‎Yusnadi menambahkan, menjelang Lebaran Idulfitri arus kendaraan dari Pulau Jawa menuju Sumatera yang melintasi Lampung dipastikan meningkat. Jika terjadi kelangkaan, kondisi tersebut dikhawatirkan memicu persoalan baru.

‎Selain itu, ia meminta pengawasan distribusi solar diperketat agar tidak terjadi kembali dugaan penimbunan seperti yang pernah ditemukan di wilayah Lampung Timur.

“Kalau memang kebutuhan masyarakat tinggi, harus diperjuangkan ke pusat. Jangan hanya menerima keputusan, karena masyarakat yang akan menjadi korban jika terjadi kekurangan Biosolar,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah.

BANDAR LAMPUNG

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:26 WIB