Remaja Asal Lampung Barat Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Mandiri

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Muhammad Alfareza (17), remaja asal Lampung Barat yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Mandiri Sejati. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi (24/3/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB, dengan jarak kurang lebih 1,73 kilometer dari titik awal kejadian.

“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Deden.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin (23/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, tiga remaja dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Mandiri. Dua korban berhasil diselamatkan, sementara Muhammad Alfareza dinyatakan hilang.

Baca Juga :  Pangdam XXI/Raden Inten Lampung Temui Massa Aksi, Janji Kawal Kasus Penyiraman Aktivis KontraS

Laporan kejadian diterima Tim Rescue Pos SAR Tanggamus pada pukul 17.45 WIB. Tim kemudian langsung bergerak menuju lokasi dengan waktu tempuh lebih dari tiga jam.

Upaya pencarian sempat dilakukan pada malam hari, namun belum membuahkan hasil. Memasuki hari kedua, operasi SAR ditingkatkan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU pertama melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai menggunakan perahu karet.

Sementara SRU kedua melakukan pencarian di perairan menggunakan perahu jukung. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban.

Baca Juga :  Kabar Duka! Wali Kota Pertama Metro Mozes Herman Tutup Usia di RSUDAM Abdul Moeloek

Sementara itu, pada waktu yang sama, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap dua wisatawan lain yang dilaporkan terseret ombak di lokasi yang sama.

Komandan Pos SAR Tanggamus, Robi Rusli, mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

“Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan, mulai dari Pos SAR Tanggamus, Polairud Polda, Polairud Polres Pesisir Barat, TNI AL Bengkunat, BPBD Pesisir Barat, aparat kecamatan, aparat pekon, hingga masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Tawuran yang Diatur Lewat Medsos Berakhir Maut, ABH 16 Tahun Diamankan Polisi
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri
Pemkab Lampura Siapkan Rp35,9 Miliar, Gaji ke-13 ASN Cair Awal Juni 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

Tawuran yang Diatur Lewat Medsos Berakhir Maut, ABH 16 Tahun Diamankan Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:13 WIB

Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB