BKD Lampung Pastikan PPPK Aman, Disiplin dan Kinerja Tetap Diawasi

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi angkat bicara terkait wacana pemangkasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belakangan mencuat.

Rendi menegaskan, isu tersebut berkaitan dengan kebijakan di daerah lain, khususnya terkait pengaturan belanja pegawai yang dibatasi maksimal 30 persen dari APBD.

Untuk di Provinsi Lampung, komposisi belanja pegawai memang telah melampaui batas tersebut karena penyesuaian kebijakan nasional dalam pengangkatan PPPK.

“Daerah lain ya mungkin kebijakan daerah lain, tapi kalau kita ya sepertinya ya masih seperti biasa gitu. Semua PPPK yang sudah dilantik tetap aman,” kata Rendi, Senin (30/3/2026).

Baca Juga :  PWI Pusat Desak Hotman Paris Klarifikasi dan Minta Maaf, Tegaskan Martabat Wartawan Tak Boleh Direndahkan

Rendi menambahkan, hingga saat ini Pemprov Lampung masih dalam proses penataan dan evaluasi kepegawaian yang ditargetkan rampung pada 2027.

Meski tidak ada kebijakan PHK, evaluasi kinerja tetap diberlakukan secara berkala. Penilaian dilakukan berdasarkan kehadiran dan kinerja masing-masing pegawai.

“Evaluasi tetap berjalan. Tapi itu per kasus, misalnya pelanggaran disiplin seperti tidak masuk kerja atau tidak absen. Itu pasti kita tindak,” ujarnya.

Baca Juga :  Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026

Ia juga menegaskan, setiap keputusan terkait sanksi atau pemberhentian tidak dilakukan secara serta-merta, melainkan melalui proses pembahasan dan kajian bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kita tidak langsung memberhentikan. Semua ada proses dan pembahasan. Jadi tetap tenang saja,” katanya.

Rendi kembali mengingatkan para PPPK untuk menjaga disiplin dan meningkatkan kinerja sebagai kunci utama mempertahankan posisi.

“Pesan kami, kerja yang baik, jaga kehadiran, dan patuhi aturan. Itu yang paling penting,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas
Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:16 WIB

BREAKING NEWS

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:43 WIB