Antisipasi Krisis hingga El Nino, Pemkab Lampung Selatan Terapkan Early Warning System via Rakor Mingguan

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Lampungcorner.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai mengintensifkan langkah antisipatif terhadap berbagai tantangan daerah dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) mingguan, sebagai strategi mempercepat pelaksanaan program pembangunan sekaligus merespons cepat potensi krisis yang terus berkembang.

Rakor tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (13/4/2026), dan diikuti seluruh pejabat utama serta kepala perangkat daerah di lingkungan pemkab setempat.

Dalam arahannya, Supriyanto menegaskan bahwa rakor mingguan menjadi instrumen penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di tengah dinamika yang semakin kompleks, baik di tingkat daerah, nasional, maupun global.

Menurutnya, forum ini tidak sekadar menjadi ruang komunikasi, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme evaluasi rutin dan percepatan penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Kita perlu sering bertemu dan berkoordinasi agar setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan rakor mingguan ini, berbagai kendala bisa langsung dibahas dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Egi Dorong Sinergi Nasional, Apkasi Rumuskan Rekomendasi Strategis untuk Presiden

Lebih jauh, rakor tersebut juga dirancang sebagai sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendeteksi potensi hambatan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah. Melalui forum ini, pemerintah juga memastikan sinkronisasi kebijakan serta monitoring capaian program dilakukan secara berkelanjutan.

Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian dalam rakor, di antaranya fluktuasi harga pangan yang berdampak pada biaya produksi petani, nelayan, dan pelaku UMKM, serta ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu sektor pertanian.

Tak hanya itu, agenda pembangunan daerah juga dibahas, termasuk rencana penyelenggaraan Lamsel Fest, event drifting pada Mei mendatang, hingga peluncuran program digital seperti Halo Lamsel dan Lamsel Betik.

Evaluasi pelaksanaan pekerjaan fisik di sejumlah perangkat daerah juga menjadi sorotan. Hal ini dilakukan untuk memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai jadwal sekaligus mencegah terjadinya penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun.

Baca Juga :  Antisipasi El Nino “Godzilla” 2026, Pemkab Lampung Selatan Percepat Tanam dan Perkuat Ketahanan Air

Supriyanto mengingatkan bahwa tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan, mulai dari keterbatasan keuangan daerah, dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem, hingga potensi bencana yang perlu diantisipasi sejak dini.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan program kerja serta memastikan setiap kegiatan memiliki perencanaan yang jelas dan terukur.

“Saya minta seluruh program berjalan sesuai target dan memiliki timeline yang jelas. Tidak boleh lagi ada penumpukan serapan anggaran di akhir tahun,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan.

“Keberhasilan daerah adalah hasil kerja bersama. Kita harus saling berkoordinasi, saling mendukung, dan bekerja kolaboratif demi kepentingan masyarakat Lampung Selatan,” kata Supriyanto. (Nsy-Kmf)

Berita Terkait

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026
Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah
Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional
Dilirik Kementan, Lampung Selatan Disiapkan Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional
Wabup Syaiful Resmikan Pembangunan Menara Siger Residence I, Dorong Akses Hunian Layak
Semangat Kartini di Era Digital, Pemkab Lampung Selatan Dorong Ibu Jadi Benteng Anak dari Ancaman Siber
Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Jamnas PPAJI 2026, Bupati Egi Siapkan Konsep “Spirit of Krakatoa” untuk Dongkrak Wisata
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 09:41 WIB

232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:39 WIB

Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 19:54 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 19:52 WIB

Dilirik Kementan, Lampung Selatan Disiapkan Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional

Berita Terbaru

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Utara, Feryza Agung.

LAMPUNG UTARA

Berangkat 3 Mei, 399 Jemaah Haji Lampura Dipastikan Siap

Senin, 27 Apr 2026 - 15:17 WIB