Target Tayang Pekan Depan, Ini Klarifikasi Barjas Soal Tender Proyek Jalan dan Jembatan Lampura

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Barjas Lampura, Chandra Setiawan.

Kabag Barjas Lampura, Chandra Setiawan.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Polemik terkait proses tender proyek infrastruktur Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mendapat tanggapan dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Kabupaten Lampura.

Barjas menegaskan tidak pernah menghambat proses lelang proyek yang diajukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK).

Kepala Bagian (Kabag) Barjas Lampura, Chandra Setiawan, menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya baru menerima 13 paket pekerjaan dari SDABMBK dengan total nilai sekitar Rp12,63 miliar.

Menurut Chandra, seluruh dokumen yang masuk tetap diproses sesuai mekanisme dan tahapan yang berlaku. Namun, sebelum ditayangkan melalui sistem pengadaan, setiap berkas harus melalui proses review guna memastikan kelengkapan administrasi serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak pernah menghambat proses lelang. Jika berkas yang diajukan sudah lengkap dan sesuai ketentuan, setelah direview langsung kami tayangkan. Prinsipnya semakin cepat semakin baik, tetapi tetap harus sesuai SOP,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2026).

Ia mengungkapkan, 13 paket pekerjaan tersebut memang telah diterima sekitar tiga pekan lalu. Akan tetapi, dalam proses review ditemukan sejumlah hal yang perlu diperbaiki sehingga dokumen harus dikembalikan kepada dinas pengusul untuk disempurnakan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gandeng SCCR dan APU, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Siapkan Beasiswa Bioteknologi

Bahkan, lanjut Chandra, paket-paket pekerjaan itu telah mengalami dua kali perbaikan oleh SDABMBK dan satu kali penyempurnaan berdasarkan masukan dari pihak Kejaksaan.

“Berkas yang kami terima nilainya sekitar Rp12,5 miliar. Dalam prosesnya ada beberapa kali perbaikan sehingga membutuhkan waktu. Karena itu perlu kami luruskan bahwa nilai paket yang masuk ke Barjas bukan Rp57,4 miliar, melainkan sekitar Rp12,6 miliar,” jelasnya.

Selain paket tender tersebut, pada hari Rabu ini Barjas juga menerima usulan pekerjaan melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL) dari Bidang Sumber Daya Air SDABMBK dengan nilai sekitar Rp3 miliar.

Meski demikian, Chandra memastikan pihaknya terus berupaya mempercepat seluruh tahapan pengadaan setelah dokumen dinyatakan lengkap dan memenuhi ketentuan.

“Kami targetkan paling lambat Senin pekan depan paket-paket tersebut sudah tayang tender. Untuk paket penunjukan langsung yang baru masuk juga kami upayakan segera diproses,” katanya.

Berdasarkan data Barjas, 13 paket pekerjaan yang telah masuk proses pengadaan memiliki total pagu sebesar Rp12.636.694.636. Paket tersebut mencakup pemeliharaan dan peningkatan jalan di sejumlah wilayah, pembangunan jalan desa, hingga penggantian jembatan.

Beberapa di antaranya yakni Penggantian Jembatan Way Jaling ruas Pagar–Tulung Singkip senilai Rp1,51 miliar, Pemeliharaan Berkala Jalan Bumi Agung–Papan Rejo sebesar Rp2 miliar, Peningkatan Jalan SP Limus–Bumi Nabung senilai Rp1,5 miliar, serta sejumlah paket pemeliharaan jalan lainnya yang tersebar di berbagai kecamatan.

Baca Juga :  Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Kerja Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung

Sebelumnya, SDABMBK Lampura menyebut paket pekerjaan yang bersumber dari APBD murni Tahun Anggaran 2026 senilai Rp57,4 miliar belum berjalan karena masih menunggu proses tender.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga SDABMBK, Iko Erza Haritius, mengatakan seluruh dokumen telah disampaikan ke Barjas sekitar tiga pekan lalu dan saat ini tinggal menunggu proses penayangan lelang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura sendiri mengalokasikan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan tahun 2026 sebesar Rp71,13 miliar.

Dari jumlah tersebut, Rp57,4 miliar bersumber dari APBD murni, sedangkan Rp13,7 miliar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) aspirasi.

Adanya perbedaan data antara nilai anggaran yang disiapkan SDABMBK dengan paket yang telah masuk ke Barjas menjadi perhatian dalam upaya percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur tahun ini.

Pemkab Lampura berharap seluruh tahapan pengadaan dapat segera rampung sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai sesuai jadwal yang telah direncanakan. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi Pilar Kemajuan Daerah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru