Kunker ke PLN Lampung, DPR Soroti Ketergantungan Listrik dari Sumsel

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI Ke PLN UID Lampung.
Foto: Farida Nurazizah

Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI Ke PLN UID Lampung. Foto: Farida Nurazizah

Lampungcorner.com – Komisi XII DPR RI mendorong percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) serta penguatan sistem kelistrikan di Provinsi Lampung. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja legislasi ke PLN UID Lampung, Rabu (8/7/2026).

Dalam agenda tersebut, rombongan DPR RI menggelar pertemuan bersama Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), PT Bukit Asam Tbk, serta akademisi dari Universitas Lampung (Unila) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menyebut potensi EBT di Sumatera sangat besar, namun belum tergarap optimal. Dari total potensi sekitar 153 gigawatt, pemanfaatannya saat ini bahkan belum mencapai 1 gigawatt.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Bersama Ketua Umum BPP Akbar Buchari Meriahkan Half Marathon Hipmi Lampung 2026

“Potensi EBT kita sangat besar, mulai dari panas bumi, PLTS, hingga sumber lainnya. Namun yang dimanfaatkan masih sangat kecil. Karena itu, kami mendorong regulasi yang mampu mempercepat pengembangannya,” ujarnya.

Menurut Putri, pihaknya juga tengah menggodok perubahan ketiga Rancangan Undang-Undang Ketenagalistrikan. Masukan dari berbagai pihak, termasuk akademisi, dinilai penting untuk memperkuat arah kebijakan energi nasional.

Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Junaidi Auly, menyoroti ketergantungan pasokan listrik Lampung terhadap daerah lain. Saat ini, sekitar 50 persen kebutuhan listrik Lampung masih disuplai dari Sumatera Selatan.

“Lampung belum sepenuhnya mandiri. Memang ada interkoneksi, tapi dalam kondisi tertentu seperti cuaca ekstrem atau kebakaran hutan, keandalan listrik bisa terganggu. Karena itu, kemandirian energi harus didorong,” katanya.

Baca Juga :  HIPMI Lampung Gelar Rapat Pembukaan, Siap Sukseskan MUNAS ke-XVIII

Selain itu, DPR juga menyoroti pemerataan akses listrik. Meski rasio elektrifikasi Lampung telah mencapai lebih dari 99 persen, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum sepenuhnya teraliri listrik, terutama di daerah pesisir dan perbukitan.

“Masih ada wilayah di Pesisir Barat, Lampung Barat, dan daerah lainnya yang belum menikmati listrik secara penuh. Program Listrik Masuk Desa dan bantuan pemasangan listrik baru harus terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tandas Putri. (*)

Berita Terkait

PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia
PWI Lampung Gelar Seleksi Ketat Atlet Porwanas 2027, Catur dan Domino Bidik Medali Emas
Bank Mandiri Himpun Ribuan Kantong Darah Lewat Aksi Donor Serentak, Bandar Lampung Sumbang 500 Pendonor
Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI
Antrean Solar Mengular, DPRD Lampung Minta Pertamina Tambah Pasokan
Rapat Perdana Humas HPN-Porwanas 2027 Digelar, Ketua PWI Lampung Tekankan Kekompakan Tim
SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:21 WIB

Kunker ke PLN Lampung, DPR Soroti Ketergantungan Listrik dari Sumsel

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:21 WIB

PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:24 WIB

PWI Lampung Gelar Seleksi Ketat Atlet Porwanas 2027, Catur dan Domino Bidik Medali Emas

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:21 WIB

Bank Mandiri Himpun Ribuan Kantong Darah Lewat Aksi Donor Serentak, Bandar Lampung Sumbang 500 Pendonor

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:16 WIB

Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI

Berita Terbaru