LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung melakukan audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, untuk membahas kesiapan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2027 sekaligus rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan HPN dan Porwanas yang akan digelar di Lampung.
Menurut Eva, penyelenggaraan agenda berskala nasional itu tidak hanya menjadi momentum penting bagi insan pers, tetapi juga diyakini mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
HPN 2027 diperkirakan akan dihadiri sekitar 5.000 wartawan dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran ribuan peserta tersebut diproyeksikan mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandar Lampung.
“Keberadaan ribuan peserta tentu akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM,” ujar Eva.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Eva juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung mempersiapkan diri dan memperkuat sinergi dalam menyukseskan HPN maupun Porwanas 2027.
Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Pemkot Bandar Lampung. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PWI menjadi salah satu kunci utama keberhasilan penyelenggaraan HPN 2027.
Ia menjelaskan, HPN merupakan agenda tahunan berskala nasional yang mempertemukan insan pers dari seluruh provinsi di Indonesia. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar pelaksanaan HPN dan Porwanas di Lampung dapat berlangsung sukses, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
Editor: Furkon Ari















