LampungCorner.com, TUBABA – Upaya mencegah penyebaran penyakit rabies terus diperkuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba). Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemkab Tubaba menggelar Vaksinasi Rabies Massal Tahun 2026 dengan mengusung tema “Stronger Together”, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Sejak pagi, sejumlah pemilik hewan peliharaan berdatangan dengan membawa hewan kesayangannya untuk mendapatkan vaksinasi rabies secara gratis.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tubaba, Divita Sary, mengatakan dalam vaksinasi massal tersebut pihaknya menyiapkan sebanyak 350 dosis vaksin rabies.
Jumlah tersebut terdiri atas 100 dosis bantuan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung serta 250 dosis yang berasal dari stok Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tubaba.
Menurut Divita, jumlah vaksin yang tersedia saat ini masih terbatas. Karena itu, pemerintah daerah berharap ke depan pelayanan vaksinasi rabies dapat diperluas sehingga tidak hanya menjangkau tiga kecamatan, tetapi juga dapat merata hingga enam kecamatan di wilayah seberang.
“Walaupun ketersediaan dosis ini masih terbatas, harapan kita ke depannya pelayanan vaksinasi rabies dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. Tidak hanya terfokus di tiga kecamatan, tetapi dapat merata hingga enam kecamatan di seberang,” ujar Divita.
Ia menjelaskan, vaksinasi rabies menjadi langkah penting untuk membangun kekebalan pada hewan sekaligus mencegah penularan penyakit tersebut kepada manusia maupun hewan lainnya.
Dengan pencegahan yang dilakukan sejak dini, pemerintah berharap risiko rabies dapat ditekan dan lingkungan masyarakat menjadi lebih aman. Pemkab Tubaba juga berharap kegiatan vaksinasi serupa dapat dilaksanakan secara berkala.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet), drh. Anwar Bahri, menegaskan bahwa vaksinasi merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah rabies.
Ia mengingatkan bahwa rabies merupakan penyakit yang sangat mematikan. Gigitan hewan yang terinfeksi rabies dapat berakibat fatal apabila korban tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat.
“Rabies merupakan penyakit yang sangat mematikan. Jika seseorang tergigit hewan yang terkena rabies dan penanganannya tidak cepat, dapat berakhir dengan kematian. Karena itu, upaya pencegahan yang paling utama adalah vaksinasi,” kata Anwar.
Anwar menambahkan, vaksinasi massal tersebut merupakan bagian dari Bulan Bakti Peternakan Provinsi Lampung yang berlangsung pada 27 Agustus hingga 27 September 2026. Di dalam rangkaian kegiatan tersebut juga terdapat program Bulan Bakti Rabies.
Vaksinasi yang digelar dalam kegiatan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat selama persediaan vaksin masih tersedia.
Namun, karena jumlah vaksin yang tersedia masih terbatas dibandingkan dengan populasi hewan penular rabies, masyarakat tetap diimbau untuk melakukan vaksinasi secara mandiri.
Vaksinasi mandiri dapat dilakukan di Puskeswan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, maupun melalui dokter hewan praktik terdekat.
Kegiatan vaksinasi rabies massal tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung beserta jajaran, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, serta jajaran terkait. (*)
















