LampungCorner.com,Tubaba— Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menegaskan komitmennya mendukung penuh program pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di wilayah setempat.
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata oleh Baznas melalui penyaluran bantuan dengan anggaran total sebesar Rp.120 juta yang menyasar 400 keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil dan balita, dalam rangka memperkuat pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan secara bertahap mulai Oktober hingga Desember 2025.
“Adapun bantuan yang diberikan berupa Beras 5 Kg dan Telur 1 Kg untuk masing-masing penerima. Kami ingin memastikan intervensi pencegahan stunting tidak hanya berupa edukasi, tetapi juga melalui bantuan langsung yang benar-benar berdampak pada kesehatan keluarga sasaran,” ujar Purwanto kepada media, Minggu (26/10/2025).
Program GENTING sendiri merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan tokoh masyarakat, lembaga, hingga individu yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Para pendamping berperan aktif dalam memberikan bimbingan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan edukasi pola asuh sehat di tingkat keluarga.
Sementara itu, Pemerintah Daerah Tubaba terus memperkuat berbagai upaya penurunan stunting melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berfokus pada pemenuhan gizi dan kesehatan ibu serta balita. Kolaborasi antara GENTING dan DASHAT diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan intervensi yang lebih komprehensif, mulai dari dapur keluarga hingga pendampingan berkelanjutan.
Ketua TP PKK Kabupaten Tubaba, Ibu Novianti, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar urusan tinggi badan, melainkan menyangkut masa depan generasi penerus bangsa.
“Stunting bukan hanya persoalan fisik, tapi juga menggambarkan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia kita di masa depan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor,” terangnya.
Menurutnya, dengan kontribusi nyata dari Baznas ini, diharapkan percepatan penurunan angka stunting di Tubaba semakin efektif hingga ke tingkat tiyuh dan keluarga.
“Kolaborasi berbagai pihak melalui gerakan GENTING dan DASHAT membawa harapan besar bagi terwujudnya generasi unggul, sehat, dan bebas stunting di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai,” pungkasnya. (Rian)
















