BPKAD Pesawaran Lakukan “Stock Opname”, Pengelolaan ATK Sekolah Dipastikan Tertib

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesawaran melakukan pemeriksaan stock opname ke seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan untuk memastikan pengelolaan aset sekolah berjalan tertib dan akuntabel.

Plt. Kepala BPKAD Pesawaran, Iswanto, melalui Staf Bidang Aset Daerah, Reswanda, menyampaikan bahwa pemeriksaan kali ini difokuskan pada barang habis pakai dan alat tulis kantor (ATK).

“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun agar sekolah, baik SD maupun SMP, lebih tepat waktu dalam menyampaikan laporan. Harapannya, pelaporan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan realisasi belanja,” ujar Reswanda saat ditemui di SD Negeri 12 Gedongtataan, Desa Wiyono, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga :  Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Gedongtataan, Ayu Veronika, menjelaskan bahwa sesuai petunjuk teknis (juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025, pelaporan barang habis pakai pada akhir tahun anggaran seharusnya direkap dalam kondisi nihil.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan seluruh sekolah SD dan SMP di Kecamatan Gedongtataan rekapnya nihil. Barang habis pakai nol dan tidak ada sekolah yang memiliki saldo,” jelas Ayu.

Ia menilai, pemeriksaan barang habis pakai dan ATK yang dilakukan oleh Tim BPKAD Pesawaran telah berjalan sesuai dengan juknis serta regulasi yang berlaku.

“Harapan kami, melalui pemeriksaan ini seluruh kepala sekolah semakin memahami juknis BOS terbaru dan lebih proaktif mengikuti informasi yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan, Inspektorat, maupun BPKAD Pesawaran, khususnya dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS,” tambahnya.

Baca Juga :  Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Hal senada disampaikan Korwilcam Way Lima, Melda Novianti. Ia memastikan bahwa seluruh sekolah di wilayahnya telah menjalankan administrasi dan pelaporan barang habis pakai secara tertib dan sesuai tahun anggaran.

“Pada tahun anggaran 2026 ini kami akan terus memantau pelaporan barang habis pakai dan ATK. Seluruh sekolah diwajibkan melakukan ceklis barang setiap bulan. Sementara untuk periode tahun 2025, berkas pemeriksaan telah dinyatakan nihil oleh tim BPKAD Pesawaran,” tutup Melda. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
LSM KPK RI Lampung Resmi Lantik Pengurus DPC Pesawaran
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WIB

MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB