Bukan Jadi Contoh, Oknum Polisi Diduga Intimidasi Panitia Lisdes untuk Uang Kompensasi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TANGGAMUS – Sukacita warga Pekon Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, atas hadirnya program listrik masuk desa (Lisdes) yang telah lama dinanti, kini tercoreng oleh dugaan intimidasi dan permintaan kompensasi yang tak semestinya.

Proyek pembangunan jaringan listrik oleh PLN seharusnya menjadi momen bersejarah bagi warga yang puluhan tahun hidup tanpa penerangan memadai. Namun, saat pengerjaan berlangsung, muncul kendala dari oknum tertentu yang mencoba memanfaatkan proyek ini demi kepentingan pribadi.

Sekretaris panitia, Hanifi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pekon Atar Lebar, menjelaskan bahwa sejak awal sudah ada kesepakatan bersama warga bahwa tidak akan ada kompensasi lahan maupun tanaman tumbuh di jalur jaringan listrik. Ini merupakan bentuk partisipasi swadaya masyarakat demi kemajuan desanya.

Hanifi menegaskan bahwa seluruh proses penebangan pohon telah dilakukan secara terbuka dan atas seizin pemilik lahan, Bapak Diran. Bahkan, kata dia, Diran mendampingi langsung proses tersebut dan tidak ada penolakan saat itu.

“Dari keterangan kami, hanya ada enam batang kelapa dan tiga batang durian kecil serta satu pohon sengon yang ditebang, semua atas arahan dari pemilik lahan,” kata Hanifi.

Namun beberapa hari setelah penebangan, Hanifi dihubungi oleh Barbara—oknum polisi yang berdinas di Polsek Wonosobo dan disebut sebagai menantu Diran. Barbara meminta pertemuan dan mengejutkan pihak panitia dengan permintaan ganti rugi atas pohon yang ditebang.

“Pak Barbara menyebut bahwa di Pekon Way Panas, satu batang durian bisa dihargai Rp5 juta. Kami panitia, karena terdesak, akhirnya menyerahkan uang Rp5 juta secara keseluruhan kepada keluarga melalui suami Tri Agustina di rumah Pak Barbara,” terang Hanifi.

Tak hanya itu, Barbara juga meminta agar pemasangan KWH untuk rumah Diran dan Tri Agustina digratiskan. Namun, permintaan tersebut ditolak panitia karena dianggap di luar kesepakatan.

Merasa ditekan, panitia akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Pekon Atar Lebar, Fahrozi. Ia sangat menyayangkan sikap yang ditunjukkan oleh Barbara.

“Sebagai aparat kepolisian, seharusnya beliau menjadi contoh dan mendukung program yang bermanfaat bagi masyarakat, bukan malah menimbulkan keresahan,” tegas Fahrozi.

Fahrozi menambahkan, program listrik masuk desa ini merupakan impian warga selama puluhan tahun dan sangat disayangkan jika terhambat oleh kepentingan pribadi.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Barbara tidak membantah telah meminta kompensasi. Ia mengklaim bahwa lahan yang dilewati jaringan listrik merupakan milik keluarganya dan pemasangan tiang akan menurunkan nilai jual tanah.

“Kalau tidak ada kompensasi, kami akan meminta jaringan itu dipindahkan. Kami merasa punya hak untuk menolak,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Didampingi Bupati Tanggamus, Pangdam XXI/Raden Inten Bagikan Alkes dan Sembako kepada Masyarakat
Pangdam Mayjen Kristomei Pimpin Upacara Penutupan Program TMMD di Kota Agung Barat
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas RI Gelar Operasi Pasar
Dugaan Penyimpangan Kakon Teluk Brak, Dari Accu PLTS Hingga Proyek MCK
PWI Tanggamus dan Lapas Kotaagung Perkuat Sinergi untuk Publikasi Pembinaan Warga Binaan
50 Pengrajin dari 20 Kecamatan Ikuti Pelatihan Motif Belah Ketupat di Tanggamus
Polres Tanggamus Terapkan SKCK Full Online, Ini Caranya!
Badut Jalanan Kotaagung Resahkan Warga, Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:48 WIB

Didampingi Bupati Tanggamus, Pangdam XXI/Raden Inten Bagikan Alkes dan Sembako kepada Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:22 WIB

Pangdam Mayjen Kristomei Pimpin Upacara Penutupan Program TMMD di Kota Agung Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polres Tanggamus Bersama Bapanas RI Gelar Operasi Pasar

Minggu, 23 November 2025 - 17:57 WIB

Dugaan Penyimpangan Kakon Teluk Brak, Dari Accu PLTS Hingga Proyek MCK

Sabtu, 15 November 2025 - 07:30 WIB

PWI Tanggamus dan Lapas Kotaagung Perkuat Sinergi untuk Publikasi Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru

Gubernur Provinsi Lampug Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan keterangan di lantai dasar kantor loby kantor gubernur, Kamis (23/7/2026).
Foto: Farida Nurazizah

PEMERINTAHAN

Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:51 WIB