Bupati Nanda Tinjau Tanggul hingga Jembatan Rusak, Cari Solusi Atasi Banjir dan Abrasi di Pesawaran

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, turun langsung meninjau sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan di Kecamatan Punduh Pedada dan Kecamatan Marga Punduh.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan sekaligus merumuskan solusi jangka panjang guna menekan risiko banjir dan abrasi sungai yang mengancam masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Bupati Nanda didampingi Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran serta jajaran perangkat daerah terkait. Lokasi pertama yang dikunjungi yakni tanggul sungai di Desa Sukajaya Pedada, Kecamatan Punduh Pedada.

Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan, ditambah tingginya debit air saat musim hujan, menjadi perhatian serius karena berpotensi mengancam permukiman warga dan lahan pertanian di sepanjang bantaran sungai.

Kepala Desa (Kades) Sukajaya Pedada, Saadi Yusuf, mengungkapkan bahwa setiap musim penghujan debit air sungai meningkat secara signifikan dan terus menggerus tebing sungai yang berada tidak jauh dari rumah warga.

“Ketika hujan deras, debit air meningkat dan mengikis bantaran sungai. Selain mengancam rumah warga, lahan pertanian masyarakat juga terdampak akibat tingginya volume air,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga :  Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Nanda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penanganan.

Ia menyebut Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah melakukan survei sebagai bagian dari penyusunan perencanaan pembangunan fisik sepanjang satu kilometer yang direncanakan mulai direalisasikan pada tahun 2027.

Menurutnya, pendangkalan sungai menjadi salah satu penyebab berkurangnya kemampuan aliran sungai dalam menampung debit air saat musim penghujan. Karena itu, normalisasi sungai dinilai menjadi langkah awal yang penting untuk mengurangi potensi banjir.

Bupati juga memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan banjir yang dapat kembali terjadi sebelum pembangunan permanen terlaksana.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mencari solusi sementara yang dapat segera dilakukan dalam waktu dekat.

Usai meninjau Desa Sukajaya Pedada, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke talud di Desa Kunyaian, Kecamatan Marga Punduh. Talud tersebut mengalami kerusakan akibat tingginya debit air saat musim hujan dan membutuhkan penanganan agar kerusakan tidak semakin meluas.

Baca Juga :  Geshindo Lampura Ajak Masyarakat Kawal Proyek Jalan, Tekankan Kualitas dan Transparansi

Sungai di lokasi tersebut merupakan akses penghubung utama bagi sekitar 30 kepala keluarga. Kerusakan yang terjadi dikhawatirkan dapat menghambat mobilitas masyarakat, khususnya warga Dusun Induk dan Dusun 2 Desa Kunyaian.

Peninjauan kemudian berlanjut ke bibir sungai di Desa Pekon Ampai dan Desa Umbul Limus, Kecamatan Marga Punduh, serta jembatan di Dusun Pematang Awi, Desa Sukajaya Punduh, yang juga mengalami kerusakan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda mengimbau masyarakat agar tidak mendirikan bangunan permanen di sepanjang bantaran sungai. Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga fungsi aliran sungai sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatan warga apabila sewaktu-waktu terjadi luapan air.

Melalui peninjauan langsung ini, Pemkab Pesawaran berupaya memetakan berbagai infrastruktur yang membutuhkan penanganan prioritas.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan mitigasi bencana dapat segera dilakukan, sehingga risiko yang dihadapi masyarakat dapat ditekan dan aktivitas warga di wilayah terdampak tetap berjalan dengan lancar. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Sosialisasikan Perubahan Siltap Kepalo Tiyuh, Ini Besaran Terbarunya
Sekda Tubaba Ingatkan Usulan Hibah Harus Terverifikasi dan Tepat Sasaran
Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Tubaba Konsultasi Sarpras ke BNPB
Estafet Kepemimpinan Bergulir, Deswanto Resmi Jabat Plt Camat Pagar Dewa
Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda
Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai
Perkuat Pencegahan Korupsi, Pemkab Tubaba Evaluasi Target Dokumen MCSP KPK
Pemkab Tubaba Luncurkan “Subsidi BAZNAS”, 60 UMKM Dapat Akses Modal Tanpa Agunan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10 WIB

Pemkab Tubaba Sosialisasikan Perubahan Siltap Kepalo Tiyuh, Ini Besaran Terbarunya

Jumat, 11 September 2026 - 20:55 WIB

Sekda Tubaba Ingatkan Usulan Hibah Harus Terverifikasi dan Tepat Sasaran

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Tubaba Konsultasi Sarpras ke BNPB

Kamis, 10 September 2026 - 21:26 WIB

Estafet Kepemimpinan Bergulir, Deswanto Resmi Jabat Plt Camat Pagar Dewa

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda

Berita Terbaru

LC TV Story

Suahasail Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 Sep 2026 - 18:37 WIB