LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, resmi membuka pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) terhadap calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Diklat tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tubaba, Alma Rostow Guna di Wisma Maskara Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, pada Sabtu (03/08/2024).
“Saya ucapkan selamat kepada 1 orang putri yang lolos Paskibraka tingkat provinsi, dan 32 Paskibraka tingkat kabupaten yang berasal dari SMA sederajat yang ada di Kabupaten Tubaba. Tentunya kalian adalah putra putri terbaik yang dinyatakan lolos seleksi dengan berbagai proses dan tahapan yang telah dilalui. Sehingga kalian pada hari ini akan mulai dididik dan dilatih sebagai Paskibraka pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 79 pada tanggal 17 Agustus 2024 yang akan datang,” kata Alma.
Menurutnya, untuk calon Paskibraka Kabupaten Tubaba terdiri dari 18 orang putra dan 14 orang putri. Para calon Paskibraka akan menjalani pemusatan Diklat di Wisma Maskara Dayamurni terhitung sejak tanggal 3 – 18 Agustus demi suksesnya pelaksanaan misi pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka pada peringatan HUT RI ke 79 di Kabupaten Tubaba.
“Sebagai Kepala Badan Kesbangpol, saya menyadari betapa pentingnya peran Paskibraka dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan para generasi muda. Melalui peran serta aktif di organisasi ini, para calon Paskibraka akan mendapatkan berbagai pengalaman berharga yang akan membentuk kepribadian, disiplin, kejujuran, semangat kebersamaan, dan rasa tanggung jawab adalah nilai-nilai yang sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelasnya.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam menyelenggarakan acara Diklat Paskibraka tersebut. Para pelatih dan pamong dari unsur TNI, POLRI, PPI, dan tim Medis, akan membentuk para calon Paskibraka yang tangguh, berdedikasi dan bertanggung jawab.
“Tidak lupa, kepada pihak sekolah, keluarga dan teman-teman para peserta Diklat, saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan dorongan yang diberikan kepada mereka calon Paskibraka,” tuturnya.
Alma mengingatkan, bahwa menjadi bagian dari Paskibraka bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa dan negara.
“Para anggota Paskibraka memiliki peran penting dalam upaya membangun rasa tanggung jawab dan kecintaan terhadap Indonesia di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, kepada para peserta Diklat harus selalu semangat, saya yakin kalian bisa menjalankan tanggung jawab ini dengan sepenuh hati dan dedikasi,” pungkasnya. (*)
Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari
















