Curah Hujan Tinggi, Dinkes Tubaba Himbau Masyarakat Waspada Serangan DBD

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris Dinas Kesehatan Tubaba, Eka Riana. Foto Rian

Sekertaris Dinas Kesehatan Tubaba, Eka Riana. Foto Rian

LampungCorner.com, TUBABA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Imbauan itu mengingat wilayah Kabupaten Tubaba sejak awal tahun 2024 ini mulai memasuki musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

“Peringatan itu sudah kita sampaikan kepada seluruh puskesmas yang ada di Tubaba, agar segera melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah adanya kasus DBD. Apalagi sampai menyebabkan kematian,” ujar Kepala Dinkes Tubaba, Majril diwakili Sekretaris Eka Riana saat dikonfirmasi Lampung Corner, pada Senin (15/01/2024).

Menurut Eka Riana, adapun bentuk pencegahan yang harus dilakukan jajaran pihak Puskesmas, diantaranya adalah melaksanakan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus secara berkelanjutan bersama dengan masyarakat serta aparatur Tiyuh (Desa).

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

“Adapun 3M Plus yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia. Selain itu, kebersihan lingkungan juga harus tetap dijaga,” paparnya.

Eka menerangkan, sebagai bentuk kewaspadaan pihaknya melalui Puskesmas secara bertahap mulai membagikan bubuk Abate kepada masyarakat untuk ditaburkan di tempat-tempat penampungan air yang susah untuk dikuras guna mencegah berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti. Kemudian, logistik untuk fogging juga dipersiapkan untuk berjaga-jaga jika ditemukan kasus.

“Pencegahan yang juga dapat dilakukan oleh masyarakat adalah dengan mengetahui beberapa gejala demam berdarah, seperti demam hingga 38-40 derajat celcius yang diikuti dengan rasa sakit kepala parah, serta nyeri otot dan sendi hingga area di belakang mata. Jika merasakan itu, maka segeralah lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Untuk diketahui, pada tahun 2023 lalu total terdapat 141 kasus DBD tercatat di Kabupaten Tubaba. Namun, semuanya berhasil ditangani dengan baik, sehingga tidak ada yang sampai menyebabkan kematian.

“Untuk tahun ini, Alhamdulillah belum ada kasus DBD. Oleh karenanya, kami berharap kita dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Sehingga tidak terjadi lonjakan kasus DBD terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Tubaba,” harapnya. (*)

Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru