LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Nasib nahas dialami Putra (12), bocah warga Jalan Kiai Hi Hasyim Ashari Gang Kujang Kelurahan Gedungpakuan, Telukbetung Selatan (TbS) Kota Bandarlampung.
Bocah ini merenggang nyawa setelah ditikam kakak tirinya Amir (19) di kediamannya, Senin (20/9/2021) pukul 05.00 WIB.
Menurut Husnan tetangga korban, kejadian itu terungkap ketika ayah korban baru saja pulang salat Subuh.
Begitu masuk rumah, ia mendengar Putra berteriak memanggil, “Bapak, Bapak…”.
Saat itulah, ayah korban melihat Putra sudah tergeletak bersimbah darah di lantai. Sementara, Amir berada tak jauh dari bocah ini.
“Bapak korban langsung istigfar, lalu berteriak meminta tolong warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Hari Budianto dari penyelidikan korban diduga dibunuh Amir.
Remaja ini diperkirakan menikam adiknya itu dengan pisau dapur pada bagian punggung.
Ia menjelaskan pihaknya masih menyelidiki motif Amir melakukan perbuatan tersebut.
“Masih kita dalami apakah dia mengalami depresi atau tidak,” katanya.
Hari menerangkan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk autopsi.
Pihaknya juga telah mengamankan alat bukti pisau dapur dimaksud.
“Kita juga sudah meminta keterangan dari orang tuanya,” pungkasnya. (*)
Red















