LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — Reses ketua komisi II DPRD Lampung Selatan, Halim Nasai, Kamis (9/12/2021), mengungkap sejumlah persoalan yang terjadi di Desa Merak Belantung, Kalianda.
Mulai jalan yang belum layak karena terhenti pembangunannya karena Covid-19, sampai tidak adanya tanggul yang memunculkan bahaya banjir rob.
“Dengan perbaikan jalan, mudah-mudahan perekonomian bisa normal dan pembangunan yang awalnya macet kembali dilanjutkan,” kata Kepala Desa Merak Belantung, Joni Arizon.
Dia juga menjelaskan selama ini desa mereka kerap terdampak banjir rob yang menggenangi jalan hingga permukiman warga. Karenanya, tanggul merupakan keharusan.
Menanggapinya, Halim berjanji mengusulkan aspirasi warga tersebut dalam APBD 2022 atau 2023.
“Miris, usulan jalan dari Desa Merak Belantung ke Bumiagung belum dilaksanakan,” sesal Halim.
Dia berharap, setelah reses ia dapat mendengar keluh kesah masyarakat secara langsung dan mencarikan solusi. Ke depan ia juga ingin mendorong agar e-pokir (pokok pikiran) yang selama ini diusulkan masyarakat bisa diakomodasi eksekutif. (*)
Red















