LampungCorner.com,Tubaba– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, terus menggencarkan sejumlah program pelayanan dalam rangka meningkatkan minat baca atau literasi masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba, Rodianto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca sekaligus Plt.Sekretaris pada Dinas setempat, Drs.Sri Hartati Ningsih, mengatakan bahwa diantara program pelayanan tersebut adalah Perpustakaan Keliling.
“Pelayanan Perpustakaan Keliling saat ini semakin kita gencarkan, baik di sekolah-sekolah, pondok pesantren, hingga dalam momen-momen atau acara di Kabupaten Tubaba seperti kegiatan Tubaba Q Sehat, Posyandu Terintegrasi, dan lain-lain yang sifatnya mengumpulkan orang banyak,” ujar Sri, kepada media Lampung Corner, Selasa (10/06/2025).
Dirinya menerangkan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tubaba saat ini memiliki 2 unit armada mobil Perpustakaan Keliling.
“Ke 2 mobil Perpustakaan Keliling tersebut kita operasikan semua, biasanya dalam 1 mobil ada 5 orang yang ikut turun ke lapangan, terdiri dari Sopir, Kabid dan Pustakawan. Yang mana pelayanan Perpustakaan Keliling ini sebenarnya adalah kegiatan rutin yang kita tingkatkan,” terangnya.
Tidak hanya Perpustakaan Keliling, lanjut dia, pihaknya juga terus melakukan pelayanan dan pembinaan terhadap Perpustakaan-perpustakaan Tiyuh (Desa) yang ada di Tubaba.
“Alhamdulillah beberapa waktu lalu bahkan ada 25 Perpustakaan Tiyuh kita yang mendapatkan bantuan bahan bacaan bermutu dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas), bantuan tersebut sekitar 1.000 judul Buku dan 1 unit Rak Buku. Selain itu, ada juga bantuan dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di 8 Tiyuh dengan jenis bantuan mulai dari PC, TV, Buku, Rak, hingga Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk pengelola Perpustakaan Tiyuh,” paparnya.
Sri menjelaskan, adapun 8 Tiyuh yang menerima program TPBIS yaitu Indraloka Jaya, Gilang Tunggal Makarta, Gedung Ratu, Mulya Jaya, Lesung Bakti Jaya, Candra Mukti, Candra Jaya, dan Penumangan.
“Untuk mempermudah pengelolaan surat menyurat antar instansi serta arsip-arsip yang berkaitan dengan administrasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan, pada tahun ini kita juga memberikan Bimtek Aplikasi Srikandi yang dilaksanakan oleh Bidang Arsip,” jelasnya.
Menurutnya, melalui program-program yang dijalankan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, diharapkan mampu meningkatkan minat baca dan kegiatan berliterasi di tengah masyarakat, yang pada akhirnya adalah meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Tubaba yang berdaya saing.
“Kedepannya kita akan terus meningkatkan pelayanan baik dalam hal perpustakaan maupun kearsipan di Tubaba. Oleh karenanya, kami juga berharap dan mengajak seluruh elemen masyarakat Tubaba untuk memanfaatkan sebaik mungkin program – program yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba, termasuk keberadaan gedung Perpustakaan Daerah yang telah dibangun oleh Pemerintah Pusat,” pungkasnya. (Rian)










