Home / BANDAR LAMPUNG / BISNIS

Senin, 15 November 2021 - 14:20 WIB

Direktur PTPN 7 Sebut Utang Rp43 Triliun Peninggalan Rezim Lama

Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnuardhy saat acara Gathering Media, Senin (15/11/2021). Foto: Novi Balga

Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnuardhy saat acara Gathering Media, Senin (15/11/2021). Foto: Novi Balga

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnuardhy menyebut utang yang melilit perusahaannya senilai Rp43 triliun secara nasional merupakan peninggalan rezim lama.

Hal itu disampaikannya kepada sejumlah wartawan dalam acara Gathering Media di Kantor PTPN 7, Bandarlampung, Senin (15/11/2021).

Untuk mengatasinya, Ryanto membeberkan enam program restrukturisasi utang. Adapun daftarnya sebagai berikut:

1. Restrukturisasi keuangan.
2. Pelepasan aset.
3. Optimalisasi aset.
4. Restrukturisasi organisasi dan sumber daya manusia (SDM).
5. Penyatuan bisnis gula.
6. Operasional excellent.

Secara umum, masih kata Ryanto, kondisi keuangan PTPT 7 sudah mulai membaik. Hingga September 2021, perusahaan pelat merah itu telah mendapatkan keuntungan.

Ditambahkannya, bahwa saat ini recovery sudah selesai dan kini saatnya untuk lepas landas mengingat kondisi perusahaan sudah mulai membaik walaupun belum maksimal.

Dengan kondisi perusahaan yang semakin membaik, Ryanto berharap agar media massa menyajikan informasi positif sekaligus menjadi pengawas demi mengembalikan kejayaan PTPN 7.

Karena menurutnya, wartawan bergaul dengan pemikiran besar tapi tetap mengutamakan dan menyampaikan informasi yang detil.

Pada kesempatan itu, Ryanto menyinggung soal konflik sosial yang dihadapi PTPN 7 dengan masyarakat. Ia menilai perlu adanya edukasi kepada masyarakat bahwa lahan PTPN 7 adalah tanah negara. Sehingga tidak terjadi keributan soal kepemilikan lahan. (*)

Red

Share :

289 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Angka BOR dan Oksigen di RSUDAM Menurun, Wadir: Belum Jadi Indikator Penurunan Covid-19

BANDAR LAMPUNG

ASN Pemkot Bandarlampung Cuti Bersama Tahun Baru Hijriah Pada Rabu

BANDAR LAMPUNG

Tiga Mobil Tabrakan di Palapa, Satu Kabur karena Takut Dimassa

BANDAR LAMPUNG

Sempat Tertunda, Paripurna LKPj Bandarlampung Dijanjikan Besok

BANDAR LAMPUNG

Polsek Sukarame Top Scorer Ungkap Kasus Juli 2023

BANDAR LAMPUNG

Gudang Miras Oplosan di Bumi Waras Digerebek, Keuntungan per Hari Rp7,5 Juta

BANDAR LAMPUNG

Harga Mati! Warga Minta Tembok yang Dibangun RM Jumbo Kakap Dirobohkan

BANDAR LAMPUNG

Paripurna LKPj dan Laporan APBD 2020 Lampung Tertunda, Ririn: Terkendala Hal Teknis