Disnakertrans Tubaba Catat 1.011 PMI Aktif dan 36 Pekerja Kena PHK Sepanjang 2025

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sekretaris Disnakertrans Tubaba

Foto : Sekretaris Disnakertrans Tubaba

LampungCorner.com,Tubaba– Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, meningkat signifikan sepanjang tahun 2025.

Berdasar data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat, hingga pertengahan Oktober 2025 saat ini, tercatat sebanyak 1.011 orang warga Tubaba bekerja di luar negeri.

Sekretaris Disnakertrans Tubaba, Erwin, mengungkapkan bahwa angka tersebut mengalami kenaikan 418 orang dibandingkan data terakhir tahun 2024 yang hanya berjumlah 593 orang.

“PMI Tubaba itu berasal dari 9 kecamatan. Penambahan terbesar berasal dari Kecamatan Tulang Bawang Tengah sebanyak 76 orang, disusul Gunung Agung 62 orang, Gunung Terang 59, Lambu Kibang 57, Way Kenanga 39, Batu Putih 43, Tumijajar 58, Tulang Bawang Udik 20, dan Pagar Dewa 4 orang,” jelas Erwin mewakili Plt.Kepala Disnakertrans Sofiyan Nur, saat dikonfirmasi media di ruang kerjanya, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Dari total 418 PMI baru tersebut, 102 orang merupakan laki-laki dan 316 perempuan. Para pekerja tersebut diberangkatkan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) resmi dan terdaftar di Disnakertrans.

“Mereka bekerja di berbagai negara seperti Hong Kong, Singapura, Taiwan, Brunei Darussalam, Malaysia, Korea, Jepang, Polandia, Bulgaria, Turki, dan Saudi Arabia. Namun, paling banyak bekerja di Taiwan,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja ke depan, Erwin menyebutkan bahwa Disnakertrans telah menyiapkan program pelatihan ke Jepang pada tahun 2026.

“Kita sudah siapkan anggaran sebesar Rp.200 juta untuk rencana pelatihan ke Jepang, bekerja sama dengan salah satu BLK. Namun jumlah peserta dan mekanismenya masih dalam tahap pembahasan dan pembelajaran lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, untuk penerbitan Kartu AK1 (kartu kuning) pada tahun ini Disnakertrans mencatat hanya mencapai 95 orang, menurun dari 187 orang pada tahun 2024. Menurutnya, penurunan ini terjadi karena AK1 kini tidak lagi menjadi syarat utama dalam melamar pekerjaan.

Baca Juga :  Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Di sisi lain, Erwin juga menyampaikan sebanyak 36 pekerja yang merupakan karyawan PT Berkah Mana Tahan di Tubaba terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada September 2025 lalu.

“Kasus PHK itu sudah kami mediasi dan selesai secara baik. Semua hak-hak karyawan sudah diberikan, sehingga tidak sampai ke ranah pengadilan hubungan industrial,” pungkasnya.

Dengan peningkatan jumlah PMI yang signifikan dan penanganan kasus PHK yang cepat, Disnakertrans Tubaba berkomitmen terus memperkuat layanan tenaga kerja serta membuka peluang peningkatan keterampilan masyarakat menuju tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap bersaing di tingkat global. (Rian)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 133 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru