LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung memfasilitasi dunia industri dan SMK.
Dengan tujuan mencapai nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama (PKS) dalam pengembangan link and match.
Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan dunia vokasi (SMK) dan industri saling memberikan kontribusi positif.
Kepala Dinas Disperindag Lampung, Elvira Umihanni, memaparkan pengembangan link and match antara SMK dan perusahaan industri di Lampung.
“Industri menerima anak-anak SMK untuk praktik kerja dan SMK-nya menyesuaikan kebutuhan industri, termasuk kurukulumnya,” ujar Elvira.
Kemudian, lanjut Elvira, setelah anak-anak SMK lulus bisa langsung diterima di industri karena kompetensinya sudah sesuai kebutuhan industri.
“Sehingga kita menyediakan tenaga yang kompeten dan dibutuhkan industri,” tuturnya.
Terkait link and match, ia mengatakan kedua pihak membuka diri untuk melakukan penyesuaian, baik anak murid maupun gurunya.
Selanjutnya, ia juga memaparkan lebih jauh bahwa selain nota kesepahaman, kegiatan ini ada perjanjian kerja sama (PKS).
“MoU sifatnya umum, kalau PKS lebih detail karena dalam satu tahun industri siap menerima anak-anak vokasi murid,” bebernya.
Hal ini karena sesuai peraturan Mentri Keuangan (Permenkeu) No 128/7PMK.010/2019/ tentang pengurangan penghasilan bruto, pemerintah dapat memberikan fasilitas pengurangan pajak terhadap industri yang melaksanakan link and match tersebut.
“Nantinya, pengurangan pajak itu dihitung dari anggaran yang dicantumkan dalam PKS, jadi industri juga mendapatkan manfaat, namanya super tax deduction,” papar dia.
Tak lupa, Elvira berharap Disperindag bisa berkontribusi memfasilitasi industri mendapatkan tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan.
“Secara makro mengurangi pengangguran lulusan SMK dan untuk industrinya roda perekonomian terus bergerak,” tandasnya.
Diketahui, dalam kegiatan ini dihadiri oleh 27 perwakilan SMK se-Lampung dan beberapa perusahaan, Apindo.
Kemudian setelah acara ini penandatangan MoU dan PKS, Disperindag mengadakan diskusi terfokus terkait link and match.
Diskusi menghadirkan berbagai pemateri dari berbagai narasumber dan dipandu oleh moderator Pimpinan Redaksi Rilis.id Wirahadikusumah. (*)
Red















