Dugaan Pemukulan Nenek Penjual Air Panas, Dirut RSUDAM: Itu Refleks, bukan Sengaja

- Jurnalis

Rabu, 8 September 2021 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUDAM Lukman Pura saat dimintai keterangan, Rabu (8/9/2021). Foto: Sulaiman

Direktur RSUDAM Lukman Pura saat dimintai keterangan, Rabu (8/9/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Direktur RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Lukman Pura, angkat bicara soal dugaan pemukulan di lingkungan RS ini.

Pemukulan diduga dilakukan oknum satpam terhadap nenek Lasmi (50), seorang penjual air panas di RSUDAM, Selasa (7/9/2021).

Lukman mengatakan, pemukulan bukan aksi yang disengaja. Melainkan refleks lantaran bagian tubuh satpam tersebut karena tersentuh oleh Lasmi.

“Saya sudah minta keterangan yang bersangkutan (satpam),” ungkapnya saat ditemui di RSUDAM, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga :  Jebak Korban via MiChat, Komplotan Begal Bersenjata di Lampura Dibekuk Satreskrim

Terlepas dari itu, ia meminta maaf kepada nenek Lasmi yang merasa teraniaya hingga melaporkan hal ini ke polisi.

“Nanti kamu akan selesaikan dan membuat surat permohonan maaf untuk nenek Lasmi atas nama RSUDAM,” ujarnya.

Menurut Lukman, seluruh satpam di RSUDAM sudah mengetahui tata krama dalam menjalankan tugasnya.

Peristiwa tersebut bukan hal yang terjadi sekali waktu. Karena sebelumnya pihak rumah sakit sudah beberapa kali menegur Lasmi untuk tidak berjualan di dalam area rumah sakit.

Baca Juga :  Pencuri Motor di Area MPP Kotabumi Ditangkap, Polisi Berhasil Amankan Sepeda Motor Korban

“Saya tidak biarkan dia berjualan karena sayang dengan nenek Lasmi. Sekarang kan pandemi, kunjungan saja dilarang, apalagi berjualan,” tuturnya.

Namun begitu, perihal sanksi terhadap oknum satpam ini tetap dilakukan. Pihak RSUDAM memberi peringatan tertulis dan pembinaan.

Terkait laporan polisi, pihak RSUDAM akan memberikan bantuan hukum pada oknum satpam tersebut.

“Karena satpam tersebut kan pegawai kita,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026
Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau
Jebak Korban via MiChat, Komplotan Begal Bersenjata di Lampura Dibekuk Satreskrim
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh
Lamtim Resmi Terapkan Lokasi Pidana Kerja Sosial, Fokus pada Pembinaan Anak
Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:21 WIB

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 18:58 WIB

Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kapolsek Kedondong Jalin Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Muhtaram Tanjung Kerta Way Khilau

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:17 WIB

Jebak Korban via MiChat, Komplotan Begal Bersenjata di Lampura Dibekuk Satreskrim

Berita Terbaru