Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburkan Lava Pijar hingga 10 Meter

- Jurnalis

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas Gunung Anak Krakatau. Foto: ist

Aktivitas Gunung Anak Krakatau. Foto: ist

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di perairan Selat Sunda mengalami dua kali erupsi, Rabu (29/06/2022).

Dilansir dari laman magma.esdm.go.id, GAK, pascaerupsi aktivitas GAK tidak melandai. Namun, cenderung fluktuatif.

Erupsi pertama terjadi pukul 02.09 WIB. Namun, visual tidak teramati lantaran tertutup kabut.

Erupsi hanya terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 24 detik.

Kedua, pukul 04.36 WIB dengan kolom abu teramati mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak gunung atau 1.157 di atas permukaan laut.

Baca Juga :  Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 77 detik.

Dilihat dari siaran langsung CCTV kanal YouTube Janur Merapi, erupsi GAK ini mengeluarkan lava pijar berwarna merah.

Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan, Andi Suardi mengatakan, lava pijar mencapai ketinggian 5 sampai 10 meter.

Dia menuturkan, hingga pukul 11.00 WIB, aktivitas GAK masih cenderung fluktuatif dengan material vulkanik yang dikeluarkan berupa asap berwarna Abu-abu.

Baca Juga :  Sinergi Pemkab dan InJourney Airports Dibangun, Perkuat Promosi Pariwisata dan UMKM Lampung Selatan melalui Bandara Radin Inten II

“Ini beberapa hari lalu memang kegempaannya cukup tinggi. Biasanya abis erupsi landai. Kalau saat ini fluktuatif, asap masih ada putih abu-abu gitu ketinggian sekitar 100 meter,” tuturnya.

Andi mengimbau supaya masyarakat dapat tenang dan tidak percaya dengan isu-isu yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Status GAK masih Siaga atau level III. Imbauan masyarakat, nelayan, ataupun wisatawan tidak mendekati dalam radius 5 km,” tutupnya. (*)

 

Red

Berita Terkait

Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan
Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan
Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas
Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat
Bupati Egi Ajak Lampung Selatan Bersahabat dengan AI, SDM Unggul Disiapkan Hadapi Masa Depan
Di Balik Kemegahan Ngaben Massal, Zita Anjani Melihat Masa Depan Wisata Budaya Balinuraga
Peluk Harapan Anak-anak Lampung Selatan, Zita Anjani Pastikan Perjuangan Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:08 WIB

BREAKING NEWS

Susul Dua Pendaftar, Prof. Asep Sukohar Resmi Daftar Pilrek Unila

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:29 WIB