LampungCorner.com, PESAWARAN – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis di Aula Pemkab, Kamis (15/5/2025).
Rakor ini menjadi momentum penting untuk memastikan jalannya PSU berjalan aman, lancar, dan demokratis. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pesawaran, Wildan, mewakili Bupati Dendi Ramadhona, memaparkan sejumlah poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Penyelesaian anggaran PSU, penguatan koordinasi keamanan, terutama di wilayah rawan, serta komitmen menjaga netralitas ASN adalah prioritas utama,” ujar Wildan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mengajukan tambahan personel keamanan ke Kapolda atau bahkan Kapolri jika situasi membutuhkannya.
PSU di Kabupaten Pesawaran sendiri akan melibatkan 347.979 pemilih tetap, terdiri dari 177.170 laki-laki dan 170.809 perempuan. Mereka akan memberikan hak suara di 759 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 148 desa.
Tak hanya soal teknis pemungutan suara, rakor juga membahas pentingnya sinergi lintas sektor demi suksesnya PSU. KPU sebagai penyelenggara akan bekerja sama dengan Bawaslu, DKPP, aparat keamanan (TNI, Polri, Satpol PP, Satlinmas), pemerintah daerah, partai politik, pasangan calon, media, hingga masyarakat.
“Pemda mendukung penuh pelaksanaan PSU, mulai dari penyediaan anggaran hibah melalui APBD, menjaga stabilitas politik, memperkuat kerja sama Forkopimda, hingga menjamin ASN tetap netral selama proses berlangsung,” terang Wildan.
Dari sisi pengamanan, Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho melalui Kabag Ops Edy Saputro menyebutkan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah TPS rawan. Di antaranya 10 TPS di Kecamatan Marga Punduh dan Pulau Legundi, 3 TPS di Kubu Batu, dan 1 TPS di Bumi Agung.
“Kami sudah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk melibatkan Brimob, memperkuat sinyal HT dan jaringan internet di lokasi rawan, serta menempatkan Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan PPS dan PPK. Kami juga memastikan TPS tidak berada di titik rawan bencana seperti banjir,” tegasnya.
Dengan koordinasi yang semakin solid, Pesawaran siap menyongsong PSU yang aman, damai, dan demokratis. (*)
Editor: Furkon Ari
















