LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Ketegangan yang memanas di kawasan Timur Tengah berdampak luas terhadap aktivitas penerbangan internasional, termasuk perjalanan jamaah umrah asal Indonesia. Penutupan sejumlah bandara dan pembatalan penerbangan membuat ribuan jamaah terancam tertahan dan belum dapat kembali ke Tanah Air.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi.
Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara memastikan jamaah umrah asal daerah itu dalam kondisi aman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Utara, Intji Indriati, menyebutkan terdapat 21 jamaah umrah asal Lampung Utara yang saat ini masih menjalani rangkaian ibadah di Mekah.
“Alhamdulillah jamaah umrah kita sebanyak 21 orang terdiri dari tujuh pria dan 14 wanita dalam kondisi sehat dan aman. Saat ini mereka masih menjalani rangkaian ibadah di Mekah,” ujar Intji saat dihubungi melalui telepon, Senin (2/3/2026).
Pemkab Lampung Utara, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan situasi dan tidak akan tinggal diam demi memastikan keselamatan para jamaah.
Menurutnya, koordinasi akan terus dilakukan dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat agar kondisi jamaah dapat terus dipantau hingga mereka kembali ke Lampung Utara dengan selamat.
“Yang pasti Pemkab akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mengetahui perkembangan selanjutnya hingga jamaah umrah kita bisa kembali ke Lampung Utara. Kita doakan saja jamaah umrah kita selamat dan dapat segera kembali,” jelasnya.
Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah memanas setelah serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Serangan tersebut kemudian dibalas Iran, tidak hanya ke Israel tetapi juga ke sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat, seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Qatar.
Ketegangan yang terus meningkat menyebabkan sejumlah maskapai menangguhkan dan membatalkan penerbangan menuju wilayah Timur Tengah.
Beberapa maskapai yang mengumumkan penangguhan penerbangan antara lain Garuda Indonesia, Air France, British Airways, Emirates, Qatar Airways, dan Lufthansa, bersama sejumlah maskapai internasional lainnya.
Akibat kondisi tersebut, kepulangan jamaah umrah Indonesia, termasuk asal Lampung Utara, berpotensi mengalami keterlambatan hingga situasi kembali kondusif. (*)
















