Lampung Dukung Swasembada Pangan RI, Gubernur Mirza: Produksi Padi Ditarget Naik 20 Persen

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist

Ist

Lampungcorner.com – Produksi beras Provinsi Lampung pada 2025 mengalami peningkatan signifikan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut, produksi beras tahun ini naik hampir 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun ini beras kita naik hampir 15 persen. Dari sebelumnya sekitar 2,74 juta ton, menjadi 3,2 juta ton,” ujar Mirza usai mengikuti panen bersama dan pengumuman swasembada pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring di Desa Kutoarjo, Kabupaten Pesawaran.

Gubernur Mirza mengaku optimistis produksi beras Lampung akan kembali meningkat pada 2026. Hal itu didorong oleh indeks pertanaman (IP) yang dinilai masih belum maksimal pada tahun ini.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Tim PKH se-Lampung

“Kami optimistis karena IP kita belum maksimal. Tahun 2026 nanti ada peningkatan IP, sehingga kami targetkan produksi beras bisa naik lagi sekitar 15 sampai 20 persen,” katanya.

Selain peningkatan IP, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan mengoptimalkan penggunaan pupuk organik cair secara merata pada 2026. Implementasi program tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak produktivitas pertanian.

“Pada 2026, implementasi pupuk organik cair sudah merata. Dari situ kami perkirakan produksi bisa meningkat sekitar 10 persen lagi,” jelasnya.

Tidak hanya padi, Pemprov Lampung juga terus mendorong peningkatan produksi jagung. Menurut Mirza, jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang terus dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung

“Selain padi, jagung juga terus kita dorong agar produksinya semakin meningkat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyinggung kerja sama antardaerah di sektor pertanian, khususnya antara Lampung dan Jawa Tengah. Kerja sama ini dilakukan untuk saling memenuhi kebutuhan komoditas pangan.

“Kemarin ada empat perjanjian di sektor pertanian. Kita butuh cabai dan bawang dari Jawa Tengah, sementara Jawa Tengah juga membutuhkan gula dari Lampung. Ini bentuk langkah nyata pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:04 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:21 WIB

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos

Berita Terbaru