Lauk MBG di MAN 1 Lampung Timur Disorot, Wali Murid Minta Dapur SPPG Dievaluasi

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG TIMUR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 1 Lampung Timur menjadi sorotan setelah sejumlah wali murid mengeluhkan kualitas lauk yang disajikan kepada siswa. Perhatian itu muncul usai menu ikan lele yang dibagikan pada Kamis (7/5/2026) dinilai memiliki ukuran terlalu kecil.

Salah satu wali murid, Muklis, mengaku kecewa dengan ukuran ikan lele yang menjadi lauk dalam program MBG tersebut. Menurutnya, ukuran ikan yang dibagikan tidak sesuai harapan untuk menu utama pemenuhan gizi para pelajar.

Ia memperkirakan ukuran ikan lele yang disajikan berkisar belasan ekor per kilogram, sehingga dianggap kurang layak untuk kebutuhan gizi siswa dan siswi.

Program MBG di sekolah tersebut diketahui disuplai oleh Dapur SPPG Bumiharjo 1.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir

Muklis meminta pihak penyedia makanan lebih memperhatikan kualitas serta porsi menu sesuai standar yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia menegaskan, meski program MBG merupakan program pemerintah pusat, pengelolaan dapur tetap mendapat pembiayaan sehingga kualitas makanan harus menjadi perhatian utama.

“Memang benar program makan bergizi gratis ini dari pemerintah pusat, tetapi dapur SPPG itu tetap dibayar, bukan gratis. Jadi mohon disesuaikan, jangan terlalu berlebihan mencari keuntungan,” ujar Muklis.

Ia juga berharap pihak BGN Provinsi Lampung maupun koordinator BGN di Lampung Timur turun langsung melakukan pengecekan ke Dapur SPPG Bumiharjo 1 guna memastikan makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar memenuhi standar gizi dan kelayakan.

Baca Juga :  Resmi! Pagar Way Kambas Dibangun 138 Km, Solusi Permanen Konflik Satwa

Menurutnya, evaluasi penting dilakukan agar ke depan tidak lagi ditemukan menu lauk yang dianggap kurang layak, sehingga tujuan utama program pemenuhan gizi bagi peserta didik dapat tercapai secara optimal.

Sementara itu, pemilik SPPG Bumiharjo 1 berinisial AB membenarkan bahwa menu MBG pada hari tersebut menggunakan lauk ikan lele.

Namun, ia membantah jika ukuran ikan yang disajikan tidak sesuai standar.

“Itu benar pak, hari ini menunya lele ukuran standar, isi 10 ekor per kilogram. Posisinya mungkin terlihat kecil karena tertekuk,” jelas AB. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027
Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Tawuran yang Diatur Lewat Medsos Berakhir Maut, ABH 16 Tahun Diamankan Polisi
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:18 WIB

Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

Tawuran yang Diatur Lewat Medsos Berakhir Maut, ABH 16 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB