Klaim Penutupan SPPG Tuai Kritik, Warga Ungkap Fakta Berbeda di Lapangan

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi hasil AI.

Gambar ilustrasi hasil AI.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Polemik mencuat terkait klaim penutupan 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari total 67 unit di Kabupaten Lampung Utara yang disampaikan Ketua Satgas Pengawasan dan Pembinaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Mat Sholeh.

Pernyataan tersebut memantik kritik tajam dari berbagai pihak. Data yang disampaikan dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Satgas pun disorot karena dianggap belum bekerja optimal, terutama dalam hal pengawasan, minimnya inspeksi mendadak (sidak), serta lemahnya evaluasi terhadap operasional SPPG, baik yang ditutup maupun yang disebut berhenti sementara.

Keresahan publik pun mengemuka. Sejumlah warga mulai mempertanyakan keakuratan data yang beredar. Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian antara laporan resmi dan fakta di lapangan.

Salah satu contoh mencolok terjadi di Kecamatan Hulu Sungkai. Informasi yang beredar melalui grup WhatsApp lokal justru membantah adanya penutupan layanan. Dalam pesan yang viral di grup “Gojing 414”, disebutkan bahwa SPPG di wilayah tersebut masih aktif beroperasi.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Mulai Proyek Jalan Gedung Aji-Umbul Mesir Rp135 Miliar

“Hoaks itu, yang ada di Hulu Sungkai itu punya ipar, hari ini saja masih mengirim ompreng,” tulis salah satu anggota grup.

Menanggapi hal tersebut, Camat Hulu Sungkai, Zulham A. Razak, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tidak benar seluruh SPPG di wilayahnya berhenti beroperasi.

“Dapur MBG di Hulu Sungkai ada dua. Satu masih dalam proses pembangunan, dan satu lagi sudah berjalan serta hingga saat ini tetap beroperasi,” tegas Camat, Selasa (5/5/2026).

Perbedaan data ini mengindikasikan adanya celah serius dalam proses validasi dan sinkronisasi informasi antara Satgas dan kondisi di lapangan.

Jika benar terdapat SPPG yang masih aktif namun tercatat berhenti, maka hal ini menunjukkan lemahnya pendataan yang berpotensi menyesatkan publik.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Halal Bihalal, Gubernur Mirza Sampaikan ASN Tetap Jaga Semangat Kerja dan Ibadah

Lebih dari itu, polemik ini juga memunculkan pertanyaan besar terkait transparansi dan akuntabilitas program pemenuhan gizi di daerah.

Apakah angka penutupan yang disampaikan benar adanya, atau justru terjadi kekeliruan dalam pelaporan?

Masyarakat kini mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera melakukan audit data secara terbuka. Mereka menuntut penyajian informasi yang akurat sekaligus memastikan program pelayanan gizi tetap berjalan tanpa terganggu oleh persoalan administratif maupun miskomunikasi.

Jika tidak segera diluruskan, polemik ini dikhawatirkan dapat menggerus kepercayaan publik terhadap program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Satgas Pengawasan dan Pembinaan Program MBG, Mat Sholeh, belum memberikan keterangan resmi. Saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat, “Lagi rapat.” (*)

Berita Terkait

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Tawuran yang Diatur Lewat Medsos Berakhir Maut, ABH 16 Tahun Diamankan Polisi
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri
Pemkab Lampura Siapkan Rp35,9 Miliar, Gaji ke-13 ASN Cair Awal Juni 2026
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

Tawuran yang Diatur Lewat Medsos Berakhir Maut, ABH 16 Tahun Diamankan Polisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:13 WIB

Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB