Mantap! Bunda Winarni Kembali Raih Penghargaan dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

- Jurnalis

Kamis, 7 Juli 2022 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto, kembali meraih penghargaan dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di bumi khagom mufakat. Foto: IST

Ketua TP PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto, kembali meraih penghargaan dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di bumi khagom mufakat. Foto: IST

Lampungcorner.com, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Hj. Winarni Nanang Ermanto, kembali meraih penghargaan dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di bumi khagom mufakat.

Hal ini terungkap pada Workshop Penguatan Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting dan Pemberian Penghargaan atas Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Stunting di Regional I, yang berlangsung di Hotel Gamara, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/7/2022).

Kabupaten Lampung Selatan berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Peringkat 3 se-Provinsi Lampung pada Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2021 pada wilayah regional I.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes RI dr.Erna Mulati, M.Sc., C.M.F.M kepada Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto.

Untuk diketahui, sebelumnya pada tingkat Provinsi, Kabupaten Lampung Selatan juga mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif dan Terbaik Peringkat 3 se-Provinsi Lampung pada Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2021.

Baca Juga :  General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Direktur Jendral Bina Pembangunan Daerah Dr. Teguh Setiabudi, M.Pd mengatakan, tujuan dari penilaian kinerja dilakukan untuk mengukur tingkat penilaian kinerja pemerintah Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 delapan aksi konvergensi penurunan stunting.

Mulai dari memastikan akuntabilitas kinerja pemerintah Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 delapan aksi konvergensi penurunan stunting, mengevaluasi kinerja pemerintah Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 delapan aksi konvergensi penurunan stunting, serta mengapresiasi kinerja pemerintah Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 delapan aksi konvergensi penurunan stunting.

“BKKBN sebagai ketua pelaksana TPPS pastinya perlu didukung oleh kita semuanya, intervensi yang dilakukan harus tepat sasaran, penurunan stunting perlu didukung oleh anggaran. Dalam hal ini kami dari Kemendagri sangat mendorong bagaimana alokasi dana dalam APBD. Yang menjadi fokus utamanya adalah daerah-daerah yang prevalensi stuntingnya tinggi,” katanya.

Oleh karenanya untuk mewujudkan Indonsia Zero Stunting pada tahun 2024 mendatang, lanjut Teguh Setiabudi, diperlukan sinergi dari seluruh elemen terkait, mulai dari sektor pemerintahan, Tim Penggerak PKK termasuk didalamnya adalah unsur dari masyarakat.

Baca Juga :  PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Dengan demikian diharapkan, pelaksanaan aksi penurunan stunting dapat lebih optimal dan konkret, guna kemajuan generasi bangsa Indonesia yang lebih baik kedepannya.

“Kita bersama pemerintah daerah perlu berkolaborasi dengan stakeholder terkait, libatkan seluruh OPD, PKK, seluruh jajaran. Termasuk juga elemen-elemen terkait yang ada ditengah masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Sahurian menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan oleh pemerintah pusat atas kinerja daerah dalam melaksanakan aksi konvergensi penurunan stunting.

Dirinya menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang baik dari seluruh elemen terkait serta strategi khusus dari tim yang dipimpin langsung oleh Hj. Winarni Nanang Ermanto.

“Karena Lampung Selatan berhasil melaksanakan aksi konvergensi 8 aksi penurunan stunting, kemarinkan kita yang di Provinsi Lampung terinovatif sama peringkat ke-3 aksi konvergensi penurunan stunting. Kita dapat 2 penghargaankan kemarin,” katanya. (*)

Berita Terkait

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block
Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI
Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:37 WIB

PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Berita Terbaru

Personel Tim Rescue C Damkarmat Kota Bandar Lampung mengevakuasi jasad perempuan lanjut usia yang ditemukan di dalam sumur di belakang rumahnya, Jalan Makmun Isya, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Selasa (3/11/2026). Foto: Ist.

BANDAR LAMPUNG

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:32 WIB