Mess Pekerja Hotel Grand Mercure Musnah Dilalap Api

- Jurnalis

Senin, 2 Januari 2023 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Bandarlampung saat berupaya memadamkan api. Foto: dokumentasi warga

Petugas BPBD Bandarlampung saat berupaya memadamkan api. Foto: dokumentasi warga

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Diduga korsleting, api melalap mess pekerja Wijaya Kesuma Contractors (WKC) hingga ludes, pukul 06.10 WIB Senin (2/1/2023).

Jago merah cepat membakar karena bangunan di Jl Jenderal Suprapto Gang Kenari, Tanjungkarang Pusat, itu terbuat dari triplek dan asbes.

Kepala keamanan mess pekerja, Nurdis (60) menjelaskan, sesaat sebelum kebakaran dirinya hendak membuat kopi. Rumahnya kebetulan tak jauh dari lokasi.

Tak sengaja, ia menengok ke arah mess dan melihat asap bergumpal. Tidak lama api keluar dan mulai membakar bangunan tersebut.

“Tadinya saya kira asap karena pekerja sedang merokok. Tapi, kok asapnya banyak dan keluar dari asbes,” katanya.

Baca Juga :  Sambut Ribuan Wartawan, PWI-Disparekraf Lampung Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027

Seketika dia berlari keluar rumah, mengeluarkan sepeda motor, dan berteriak memeringatkan tetangga.

Tindakannya diikuti warga lain. Kepanikan menyebar dan banyak yang mengeluarkan kendaraan karena takut api merembet ke rumah mereka.

Sebagian warga kemudian beramai-ramai melaporkan kejadian ini ke BPBD Bandarlampung.

“Berselang 20 menit dari kebakaran itu mobil pemadam kebakaran langsung datang sebanyak lima mobil,” bebernya.

Salah satu pekerja WKC, Suyanto (35), menambahkan pekerja yang menempati mess ada 10 orang.

Baca Juga :  Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang

“Tadi pada mandi bersiap untuk kerja. Handphone, STNK, dompet, tv, dan baju, semua ludes,” keluhnya.

Dia menceritakan para pekerja yang menggarap proyek hotel Grand Mercure itu kebanyakan datang dari Pulau Jawa. Baru sekitar tiga tahun ini mereka menetap di Lampung untuk bekerja.

Mess memang disediakan untuk pekerja dari luar kota. Sementara yang berdomisili di Bandarlampung langsung pulang setelah bekerja.

“Kalau yang dari Jawa nginap untuk pekerjaan finishing. Yang pulang itu orang lokal sini saja,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Berita Terbaru