LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Bayi umur 1 tahun 8 bulan yang menderita sirosis hati akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Minggu (10/9/2023).
Ahmad Rafaeyza, bayi lelaki dari pasangan Robby Cahaya dan Arafah ini, merupakan warga Jalan Pulau Pisang, Perumahan Korpri Raya, Sukarame, Bandarlampung.
Direktur RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Lukman Pura, menjelaskan kondisi bayi Ahmad tersebut termasuk jarang ditemukan.
“Ini termasuk penyakit langka yang dalam kasus ananda Ahmad merupakan bawaan sejak lahir,” ungkapnya.
Sebab itu, Ahmad berhak mendapat perawatan terbaik. Karenanya ia dirujuk ke divisi gastroenterologi RSCM, yang khusus menangani penyakit seperti sirosis hati.
Menurut dia, bayi Ahmad awalnya didiagnosis menderita atresia bilier, kondisi di mana terdapat gangguan aliran cairan empedu.
Akibatnya, cairan empedu tidak dapat menuju usus dan terakumulasi di dalam hati, sehingga menimbulkan kerusakan hati (sirosis).
Kelainan ini merupakan salah satu penyakit yang jarang terjadi dan khas terjadi pada bayi baru lahir.
Sementara itu saat disinggung soal biaya pengobatan, Lukman menegaskan akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.
Dia juga mendapat perintah dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk memastikan segala keperluan bayi Ahmad disiapkan semaksimal mungkin.
“Ada juga biaya sosial timbul. Biaya keluarga yang menunggu, transportasi dan lainnya. Alhamdulillah ini dapat dipecahkan melalui Dinas Sosial provinsi,” katanya.
Selama di Jakarta, Pemprov Lampung pun menyiapkan Rumah Singgah Lampung di Jl Kernolong Dalam 4 No. 33, RT 6/RW 8, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
“Saya yakin kasus ini menjadi pembelajaran penting. Tidak hanya bagi RSUDAM, tetapi RSCM juga karena penyakit langka,” tutupnya. (*)
Red









