Mohon Doa, Bayi dengan Sirosis Hati Dirujuk ke RSCM Jakarta

- Jurnalis

Senin, 11 September 2023 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUDAM Lukman Pura bersama pihak keluarga berdoa sebelum keberangkatan ke RSCM, Minggu (10/9/2023). Foto: Pandu

Direktur RSUDAM Lukman Pura bersama pihak keluarga berdoa sebelum keberangkatan ke RSCM, Minggu (10/9/2023). Foto: Pandu

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Bayi umur 1 tahun 8 bulan yang menderita sirosis hati akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Minggu (10/9/2023).

Ahmad Rafaeyza, bayi lelaki dari pasangan Robby Cahaya dan Arafah ini, merupakan warga Jalan Pulau Pisang, Perumahan Korpri Raya, Sukarame, Bandarlampung.

Direktur RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Lukman Pura, menjelaskan kondisi bayi Ahmad tersebut termasuk jarang ditemukan.

“Ini termasuk penyakit langka yang dalam kasus ananda Ahmad merupakan bawaan sejak lahir,” ungkapnya.

Sebab itu, Ahmad berhak mendapat perawatan terbaik. Karenanya ia dirujuk ke divisi gastroenterologi RSCM, yang khusus menangani penyakit seperti sirosis hati.

Baca Juga :  Warga Grebek Ruko Diduga Jadi Karaoke Ilegal di Kedamaian, Temukan Puluhan Botol Miras

Menurut dia, bayi Ahmad awalnya didiagnosis menderita atresia bilier, kondisi di mana terdapat gangguan aliran cairan empedu.

Akibatnya, cairan empedu tidak dapat menuju usus dan terakumulasi di dalam hati, sehingga menimbulkan kerusakan hati (sirosis).

Kelainan ini merupakan salah satu penyakit yang jarang terjadi dan khas terjadi pada bayi baru lahir.

Sementara itu saat disinggung soal biaya pengobatan, Lukman menegaskan akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

Dia juga mendapat perintah dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk memastikan segala keperluan bayi Ahmad disiapkan semaksimal mungkin.

Baca Juga :  Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

“Ada juga biaya sosial timbul. Biaya keluarga yang menunggu, transportasi dan lainnya. Alhamdulillah ini dapat dipecahkan melalui Dinas Sosial provinsi,” katanya.

Selama di Jakarta, Pemprov Lampung pun menyiapkan Rumah Singgah Lampung di Jl Kernolong Dalam 4 No. 33, RT 6/RW 8, Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

“Saya yakin kasus ini menjadi pembelajaran penting. Tidak hanya bagi RSUDAM, tetapi RSCM juga karena penyakit langka,” tutupnya. (*)

Red

Berita Terkait

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Berita Terbaru

LC TV Story

Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?

Sabtu, 3 Okt 2026 - 09:10 WIB

LC TV Story

Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:22 WIB