Nanang Datang, Petani Diberi Bantuan Cultivator dan Pelatihan Trichokompos

- Jurnalis

Rabu, 10 Mei 2023 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Lamsel – 25 Kelompok Tani di Kabupaten Lampung Selatan menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) cultivator atau traktor tangan mini dari Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh H. Nanang Ermanto pada acara pelatihan tematik trichokompos kepada Kelompok Tani di Kabupaten Lampung Selatan, yang dipusatkan di Desa Munjuk Sampurna, Kecamatan Kalianda, Rabu (10/5/2023).

Bantuan itu diserahkan dengan tujuan mampu mendukung produksi pertanian di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga diharapkan, para petani dapat lebih mandiri dan sejahtera.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lampung Selatan Bibit Purwanto menyampaikan, pelatihan tematik trichokompos yang diikuti oleh kelompok tani tersebut bertujuan agar para petani tidak ketergantungan dengan pupuk kimia.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari upaya peningkatan produksi pertanian dan pupuk alternatif. Untuk pelatihan trichokompos akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Sampai saat ini telah dilaksanakan di 9 kecamatan,” kata Bibit.

Baca Juga :  SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Bibit menambahkan, manfaat dari menggunakan pupuk kompos adalah menjaga unsur hara dan mampu memperbaiki lahan pertanian menjadi lebih subur.

“Karena mikroorganisme yang ada ditanah bisa terjaga. Disisi lain, juga menekan biaya produksi usaha tani, karena tidak membeli pupuk kimia,” ujar Bibit.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan, pertanian merupakan sektor terpenting dalam meningkatkan ketahanan pangan di daerah. Agar tetap stabil, dibutuhkan regenerasi petani kepada pemuda Indonesia.

Oleh karena itu, Nanang meminta agar para penyuluh bisa memberikan wawasan kepada generasi muda supaya bisa cinta dan terjun ke dunia pertanian.

“Kita sendiri tidak mau mengajarkan kepada generasi anak cucu kita. Seolah-olah pekerjaan petani ini hina, ngak keren kalau jadi petani, kerennya jadi pegawai. Jadi pegawai padahal sekarang susah, jadi pejabat juga lebih susah. Kita harus regenerasi anak-anak cucu kita ini agar cinta dengan pertanian,” imbuh Nanang.

Baca Juga :  Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Nanang juga meminta agar petani bisa berinovasi dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang bisa dijadikan sebagai pupuk. Sehingga, dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan tingkat kesuburan tanah.

Melalui pelatihan trichokompos ini diharapkan bisa menambah wawasan petani di Kabupaten Lampung Selatan untuk mengolah SDA yang ada sebagai bahan pupuk.

“Kita harus memanfaatkan jerami agar kita tidak ketergantungan dengan obat-obatan kimia. Obat kimia akan merusak kesuburan tanah dan yang akan merugi adalah generasi yang akan datang. Kalau lahan tidak kita perbaiki dan ketergantungan dengan pupuk kimia, maka kita akan mewariskan petaka kepada anak cucu kita,” tukas Nanang. (ptm)

Berita Terkait

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru