Pasca Rapat Bersama Gubernur Lampung, Menhub Tegaskan Tak Ada Diskresi Truk Sumbu Tiga Saat Lebaran 2026

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menegaskan tidak akan ada diskresi bagi truk sumbu tiga (tronton) ke atas selama masa angkutan Lebaran 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mencegah kemacetan parah, terutama di jalur-jalur krusial arus mudik dan balik.

Penegasan itu disampaikan Dudy saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2026 bersama Pemerintah Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).

“Kami tidak memberikan diskresi untuk truk sumbu tiga ke atas. Pengalaman sebelumnya menunjukkan pelanggaran terhadap aturan ini berdampak besar pada kemacetan,” ujar Dudy.

Ia menjelaskan, pembatasan tersebut hanya dikecualikan bagi kendaraan pengangkut bahan bakar minyak, pupuk, bantuan bencana, serta kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam rakor tersebut, Dudy memaparkan hasil survei nasional yang memperkirakan potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang. Meski turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ia menilai realisasi di lapangan berpotensi lebih tinggi.

Baca Juga :  Polemik Konsumsi Manasik Haji Diklarifikasi, Kakan dan Anggota Komisi VIII DPR RI Nyatakan Miskomunikasi

Khusus Lampung, Menhub menyebut provinsi ini tetap menjadi salah satu wilayah strategis dalam arus mudik nasional. Lampung diperkirakan menjadi tujuan favorit pemudik dari wilayah Jabodetabek dengan potensi sekitar 778 ribu orang.

Sementara itu, arus penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni diproyeksikan melayani sekitar 813 ribu penumpang sebagai pelabuhan asal dan 2,94 juta penumpang sebagai pelabuhan tujuan selama periode Lebaran.

Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan menyiapkan 31 ribu unit bus, 829 kapal laut, 3.821 rangkaian kereta api, 392 pesawat, serta 255 kapal penyeberangan secara nasional.

Di lintas Jawa-Sumatera, disiapkan lima jalur penyeberangan, termasuk Merak-Bakauheni serta rute alternatif Ciwandan dan BBJ Bojonegara.

Menhub juga menekankan pentingnya penguatan manajemen lalu lintas di pelabuhan penyeberangan.

Ia mendukung penerapan delaying system melalui buffer zone serta penguatan sistem geofencing dan tiket elektronik Ferizy guna memastikan kendaraan yang masuk ke pelabuhan telah memiliki tiket.

Baca Juga :  Kota Bandar Lampung Dilanda Banjir, Sebabkan Warga Tewas dan Hilang Terbawa Arus Air

“Dengan geofencing, pelabuhan menjadi lebih tertib. Kendaraan yang masuk sudah pasti memiliki tiket, sehingga antrean dan praktik percaloan bisa ditekan,” katanya.

Selain itu, Dudy menyatakan dukungan terhadap rencana operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu pelayaran maupun perjalanan darat.

Di sektor perkeretaapian, Menhub menyoroti masih adanya 139 perlintasan sebidang di Lampung yang membutuhkan perhatian khusus.

Untuk meningkatkan keselamatan selama masa mudik, Kementerian Perhubungan menambah 129 petugas penjaga perlintasan.

Rakor tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, serta jajaran Forkopimda dan kepala daerah se-Lampung.

Menhub menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan terkendali. (*)

Berita Terkait

Jemput Bola ke Daerah, Mobile Service BP3MI Permudah Akses Calon Pekerja Migran di Lampung Timur
770 JCH Lampung Timur Resmi Dilepas, Wabup: Jaga Nama Baik Daerah di Tanah Suci
Sekdaprov Marindo Pimpin Persiapan Pelantikan Apdesi Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
Gubernur Mirza Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates-Metro, Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Hamartoni Arahkan Desa Mandiri, Kopi dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bumi Waras Gotong Royong Bersihkan Selokan
Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:47 WIB

Jemput Bola ke Daerah, Mobile Service BP3MI Permudah Akses Calon Pekerja Migran di Lampung Timur

Kamis, 23 April 2026 - 11:07 WIB

770 JCH Lampung Timur Resmi Dilepas, Wabup: Jaga Nama Baik Daerah di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 00:11 WIB

Sekdaprov Marindo Pimpin Persiapan Pelantikan Apdesi Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

Rabu, 22 April 2026 - 20:31 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 April 2026 - 14:13 WIB

Hamartoni Arahkan Desa Mandiri, Kopi dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru