Penonaktifan BPJS di Lamtim Tidak Mengikat, Pemkab Pastikan Pelayanan Kesehatan Tepat Sasaran

- Jurnalis

Jumat, 15 Desember 2023 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memastikan penonaktifan BPJS ribuan warga yang tergabung dalam program Universal Health Coverage (UHC) sifatnya tidak mengikat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Lampung Timur Moch Jusuf kepada wartawan, Jumat (15/12/2023).

“Anggota BPJS dalam program UHC yang nonaktif dapat diaktifkan kembali dengan mudah, terutama untuk kasus darurat atau yang memerlukan perhatian prioritas baik itu rawat Inap maupuan rawat jalan,” ujar Sekda.

Sekda mengungkapkan bahwa pihaknya juga sudah koordinasi dengan BPJS, Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas yang ada di Lampung Timur agar melayani pasien BPJS Program UHC dengan baik.

Baca Juga :  PWI Lamtim Apresiasi Bapenda Libatkan Pers dalam Sosialisasi Pajak

“Syarat pengaktifan BPJS sangat mudah dan kami siap melayani dengan ketentuan membawa KTP sebagai syarat utama,” ujar Sekda.

Sekda melanjutkan, disisi lain hasil evaluasi Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk BPJS Program UHC ditemukan bahwa sejumlah warga yang telah meninggal dan pindah tempat masih terdaftar dalam program tersebut.

BPK juga menyarankan perlunya verifikasi berkala setiap tiga bulan untuk memastikan data yang akurat sehingga dana APBD yang gelontorkan untuk program tersebut akan tepat sasaran.

Baca Juga :  Kenang Jasa Pahlawan, Kejari Lamtim Tabur Bunga Peringati HUT Kejaksaan ke-81

“Meskipun beberapa anggota dinonaktifkan, namun hal tersebut dilakukan sesuai perintah BPK RI. Sebab mekanisme baru diterapkan dalam kerangka UHC untuk memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran,” lanjutnya.

Sekda juga mengatakan jika kondisi keuangan membaik dan dana mencukupi kedepan akan diselesaikan semuanya.

Dalam pesan khusus kepada warga yang dinonaktifkan, pemerintah mengajak mereka untuk segera menghubungi Puskesmas atau fasilitas kesehatan umum terdekat.

Dijelaskan bahwa pemerintah daerah tetap mendukung program BPJS, sebagai komitmen terhadap kesehatan masyarakat untuk menjadi prioritas utama. (*)

Laporan: Muklis

Berita Terkait

Kapolres dan PWI Lamtim Sepakat Perkuat Sinergi, Soroti Oknum yang Catut Profesi Wartawan
Cegah Gangguan Kamtibmas, Lamtim Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB
Dugaan Plt Kadis PUPR Lamtim Jarang Ngantor Disorot, PWI Terima Sejumlah Laporan
PWI Lamtim Apresiasi Bapenda Libatkan Pers dalam Sosialisasi Pajak
Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP, Perlindungan PMI Diperkuat dari Desa hingga Luar Negeri
Kenang Jasa Pahlawan, Kejari Lamtim Tabur Bunga Peringati HUT Kejaksaan ke-81
Peserta Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Kumpulkan Data Naskap di Polres Lamtim
159 Pekerja Migran Lamtim Terlindungi, BP3MI dan BPJS Serahkan Manfaat Rp2,03 Miliar
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Kapolres dan PWI Lamtim Sepakat Perkuat Sinergi, Soroti Oknum yang Catut Profesi Wartawan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Lamtim Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Dugaan Plt Kadis PUPR Lamtim Jarang Ngantor Disorot, PWI Terima Sejumlah Laporan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:15 WIB

PWI Lamtim Apresiasi Bapenda Libatkan Pers dalam Sosialisasi Pajak

Kamis, 24 September 2026 - 14:40 WIB

Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP, Perlindungan PMI Diperkuat dari Desa hingga Luar Negeri

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB