Perundugan Berujung Maut, Kadisdik Lampung: Evaluasi Peningkatan Pengawasan Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amrico menegaskan pentingnya penguatan pengawasan di sekolah pasca terjadi insiden tragis yang menewaskan seorang siswa SMPN 12 Krui, Pesisir barat.

Ketika dikonfirmasi terkait kasus perkelahian yang berujung maut tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyatakan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi evaluasi serius bagi dunia pendidikan.

“Ini alarm bagi kita semua. Pengawasan disekolah harus diperkuat, terutama peran guru Bimbingan Konseling (BK),” ujarnya pada Selasa (30/9/2025).

Thomas Amricko menambahkan, pihaknya akan menempuh sejumlah langkah strategis, antara lain penguatan satuan tugas (satgas) anti-perundungan dan OSIS, peningkatan pendidikan karakter.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan

Terutama tata krama dalam agama agar siswa mampu mengendalikan emosi, peningkatan literasi digital untuk mencegah pengaruh negatif media sosial, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pengawasan siswa.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan perundungan tidak bisa hanya dilakukan pihak sekolah sendiri.

“Pendidikan karakter harus diperkuat Tokoh agama juga bisa berperan memberikan nilai moral. Intinya, ini kerja bersama. Tidak bisa dibebankan hanya ke sekolah,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya seorang siswa SMP Negeri 12 Krui, Kabupaten Pesisir Barat, tewas setelah ditusuk teman sekelasnya menggunakan gunting  pada Senin (29/9/2025).

Peristiwa tragis ini diduga dipicu aksi perundungan yang berujung pada kematian.

Kronologis kejadian bermula Korban berinisial JS (13), siswa kelas VII, sempat menantang rekannya SR siswa kelas VII A untuk berkelahi.

Baca Juga :  Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Saat berkelahi, JS lebih dulu memukul kepala SR hingga membuat pelaku emosi. SR lantas mengambil gunting dari laci meja dan langsung menikam ketubuh korban hingga mengenai pelipis, belakang kepala, dan punggung.

JS langsung tersungkur bersimbah darah. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Biha, namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian segera mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa gunting, baju, dan tas milik korban. Kasus ini kini dalam penanganan Polres Pesisir Barat. (*)

Berita Terkait

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Kuliah Gratis PTN Jadi Arahan Prabowo, Pemerintah Siapkan Tahapan Pelaksanaan
Ditjen Pesantren Dibentuk, Prabowo Beri Perhatian Khusus untuk Pondok Pesantren
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:32 WIB

Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Jumat, 25 September 2026 - 09:58 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:10 WIB