Pesantren, Pilar Lokal yang Menguatkan Transformasi Sosial di Era Modern

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salat berjamaah. Foto tangkapan layar akun instagram quranicschoolddl

Salat berjamaah. Foto tangkapan layar akun instagram quranicschoolddl

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Di tengah laju modernisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, pesantren tetap menjadi benteng nilai-nilai moral serta ruang pembentukan karakter bagi masyarakat Indonesia.

Tidak hanya mengajarkan ilmu agama, pesantren kini menjelma menjadi pusat inovasi sosial yang ikut membentuk wajah masyarakat modern.

Peran pesantren yang semakin dinamis membuatnya tampil sebagai jembatan antara tradisi dan kebutuhan zaman. Keberadaannya terus relevan dan semakin tidak terpisahkan dari berbagai dinamika sosial hari ini.

Penelitian Ahmad Hadi Setiawan dalam Jurnal At-Taghyir (2025) mengungkapkan bahwa pesantren kini bertransformasi menjadi lembaga multifungsi. Bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga motor penggerak pendidikan, ekonomi, hingga penguatan budaya.

Baca Juga :  Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI

Di bidang pendidikan, banyak pesantren mengintegrasikan pelajaran agama dengan keterampilan hidup. Langkah ini membekali santri agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan tantangan dunia modern tanpa melepaskan identitas spiritual mereka.

Pada sektor ekonomi, pesantren juga menunjukkan kiprahnya melalui pelatihan kewirausahaan berbasis syariah. Program-program ini tidak hanya memperkuat kemandirian santri, tetapi juga membantu masyarakat sekitar khususnya mereka yang memiliki akses terbatas terhadap peluang ekonomi.

Baca Juga :  Sambut Ribuan Wartawan, PWI-Disparekraf Lampung Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027

Di ranah sosial dan budaya, pesantren tampil sebagai penguat solidaritas dan jaringan komunitas. Kegiatan sosial seperti distribusi bantuan pangan, pendampingan masyarakat, hingga mediasi konflik membuktikan bahwa pesantren menjadi perekat sosial yang sensitif terhadap persoalan warga.

Dengan cakupan peran yang begitu luas, pesantren telah membuktikan diri sebagai agen perubahan sosial yang nyata. Dari akar tradisi dan nilai-nilai lokal yang kokoh, pesantren menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat modern dapat bertumbuh secara harmonis tanpa meninggalkan budaya. (*)

Sumber: jurnal.uinsyahada.ac.id

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB