Petani Gagal Panen, Harga Cabai, Bawang, dan Telur di Bandarlampung Melonjak

- Jurnalis

Jumat, 17 Juni 2022 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stok bawang di gudang sembako Hi Suwondo, Kamis (16/6/2022). Foto: Sulaiman

Stok bawang di gudang sembako Hi Suwondo, Kamis (16/6/2022). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung meninjau kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan modern, Kamis (16/6/2022).

Hasil peninjauan di Pasar Panjang, Pasar Tamin, Transmart, dan gudang sembako Hi Suwondo, beberapa komoditi seperti cabai, bawang, dan telur mengalami kenaikan harga.

Saat ini harga cabai merah dan rawit mencapai Rp80 ribu per kilogram (kg). Kemudian telur ayam dari sebelumnya Rp19 ribu per kg saat ini Rp26.500.

Demikian juga bawang dari harga normal Rp25 ribu per kg sekarang menjadi Rp52 ribu per kg.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Siapkan Diskon Pajak Kendaraan Mulai 2 Juni, Begini Skemanya

“Tetapi untuk stok kebutuhan pokok masih tersedia dan aman hingga Idul Adha,” ungkap Asisten II Pemkot Bandarlampung, Tole Dailami.

Menurut Tole, kenaikan harga kebutuhan ini disebabkan musim yang tak menentu dan terbilang ekstrem. Sehingga, beberapa daerah penghasil seperti Brebes, Bima, dan lokal gagal panen.

“Cabai dan bawang tanaman yang sensitif. Apabila kena hujan, banyak yang busuk. Sehingga, para agen menahan diri mengambil stok terlalu banyak,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan uji kelayakan beberapa produk makanan seperti 15 jenis produk olahan dan 7 produk segar. Hasilnya negatif dari zat berbahaya.

Baca Juga :  Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat

“Kalaupun ada zat dari pupuk di sayuran dan buah masih terbilang aman karena di bawah ambang batas,” jelasnya.

Ditanya adakah kebijakan seperti operasi pasar karena naiknya harga kebutuhan pokok, Tole mengungkapkan belum bisa menentukan.

Dia lebih dulu akan melaporkan kepada wali kota Bandarlampung. Hasilnya nanti akan dirapatkan dengan OPD terkait. (*)

Red

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi Pilar Kemajuan Daerah
Berita ini 233 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru