PLN Pulung Kencana Perkuat Jaringan Listrik, Targetkan Ekspansi JTM dan Pelanggan Baru 2026

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Manager ULP PLN Pulung Kencana

Foto : Manager ULP PLN Pulung Kencana

LampungCorner.com,Tubaba— PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pulung Kencana terus memperkuat keandalan dan pemerataan layanan kelistrikan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung. Wilayah ini menjadi cakupan dominan ULP Pulung Kencana, baik dari sisi jaringan maupun jumlah pelanggan, dibandingkan daerah layanan lainnya.

Manager PLN ULP Pulung Kencana, Sofyan Panji Akbar, mengatakan wilayah kerja ULP Pulung Kencana meliputi Kabupaten Tubaba, Kabupaten Way Kanan, serta sebagian wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Meski pembagian jaringan kelistrikan tidak sepenuhnya mengikuti batas administratif, Tubaba menjadi daerah dengan dominasi jaringan terbesar.

“Jaringan listrik bersifat sistemik, sehingga tidak bisa dibatasi oleh wilayah pemerintahan. Namun secara faktual, Tubaba menjadi wilayah dengan cakupan jaringan dan pelanggan paling besar di ULP Pulung Kencana,” kata Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/01/2026).

Menurutnya, untuk mendukung pasokan listrik, PLN ULP Pulung Kencana mengoperasikan 10 penyulang yang terhubung dengan Gardu Induk Menggala dan Pakuan Ratu. Khusus di Kabupaten Tubaba, total panjang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) saat ini mencapai sekitar 613 Kms.

“Pada tahun 2025, belum terdapat penambahan JTM baru. Namun, PLN telah menyiapkan rencana pengembangan jaringan pada 2026 dengan estimasi pembangunan sekitar 10 Kms JTM tambahan,” terangnya.

Baca Juga :  FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Sementara itu, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang langsung terhubung ke rumah-rumah warga di Tubaba telah mencapai sekitar 824 Kms. Penambahan JTR dipastikan akan terus dilakukan seiring meningkatnya permintaan sambungan pelanggan baru, dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 20 persen per tahun.

“Sepanjang 2025, PLN ULP Pulung Kencana mencatat penambahan 3.214 pelanggan baru di wilayah Tubaba. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 pelanggan merupakan penerima bantuan sambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu dengan daya 900 VA. Kecamatan Tumijajar tercatat sebagai wilayah dengan penambahan pelanggan baru terbanyak,” ungkapnya.

Sofyan juga menjelaskan, untuk program sambungan gratis merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian ESDM, Dinas Sosial, dan PLN, dengan data calon penerima yang diajukan oleh Lurah atau Kepalo Tiyuh (Kepala Desa) sejak 2024. Program ini menyasar rumah tangga kurang mampu yang belum berlistrik dan berada di luar kawasan register hutan.

“Untuk kawasan register hutan, hingga saat ini belum ada regulasi yang memungkinkan penyambungan listrik,” jelas Sofyan.

PLN juga terus mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan pendekatan berbasis timbal balik atau feedback sejak 2023. Konsep ini diarahkan pada bantuan produktif yang mendorong peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus konsumsi listrik berkelanjutan.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Di bidang pendidikan, tahun lalu PLN telah merealisasikan bantuan sambungan listrik gratis untuk enam TK dan satu SD yang sebelumnya belum memiliki akses listrik.

Ke depan, PLN merancang CSR berbasis ketahanan pangan, termasuk dukungan sambungan listrik bagi kelompok tani, pembudidaya, atau gapoktan.

“Sekolah maupun kelompok tani dipersilakan mengajukan proposal resmi. Setelah itu akan kami lakukan verifikasi lapangan sebelum realisasi bantuan CSR,” ujar Sofyan.

Memasuki 2026, PLN ULP Pulung Kencana menargetkan sejumlah program strategis, mulai dari penambahan pelanggan baru, peningkatan penjualan listrik, hingga mendorong pelanggan eksisting melakukan upgrade daya sesuai kebutuhan.

PLN juga memastikan bahwa secara umum tidak terdapat lagi wilayah gelap di Kabupaten Tubaba. Pengecualian hanya berada di kawasan register hutan yang belum dapat dialiri listrik karena keterbatasan regulasi.

“Dengan penguatan jaringan, perluasan pelanggan, serta pengembangan CSR produktif, PLN optimistis kehadiran listrik dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tubaba pada tahun 2026,” pungkasnya. (Rian)

Berita Terkait

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan
FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa
RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama
Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung
Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP
Kemarau Melanda, Pemkab Tubaba dan MUI Siapkan Sholat Istisqa
Tubaba Perkuat Peran Penyuluh Agama, Dorong Program Pembangunan hingga Akar Rumput
Pemkab dan DPRD Tubaba Sepakati Arah Perubahan APBD 2026, Fokus Pembangunan dan Kesejahteraan
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:41 WIB

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan

Rabu, 23 September 2026 - 11:27 WIB

FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Rabu, 23 September 2026 - 10:28 WIB

RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama

Senin, 21 September 2026 - 20:18 WIB

Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:31 WIB

Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:16 WIB