Home / HUKUM

Kamis, 16 September 2021 - 15:50 WIB

Polisi Tetapkan Empat Orang Tersangka Terkait Bom Ikan di Pasuruan

Barang Bukti yang di Sita ,Foto: Tribratanews.polri.go.id

Barang Bukti yang di Sita ,Foto: Tribratanews.polri.go.id

LAMPUNGCORNER.COM, Pasuruan – Jajaran Kepolisan telah melakukan olah tempat kejadian pasca ledakan dari bom ikan yang menewaskan bapak dan anak serta menghancurkan dua rumah di Desa Pakangkungan Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Aparat kepolisian berhasil menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman bersama Kabidlabfor Polda Jatim, Kombes Pol. Sodiq Pratomo, dan Kasat Reskrim Polres Pasuruan, Rabu, (15/09/21).

Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota tersebut menuturkan Keempat orang tersangka yakni G, MS, IS dan AR. Kapolres Pasuruan, AKBP Arman mengatakan, AR merupakan orang lain yang berperan membantu proses peracikan bom ikan.

BACA JUGA  Heboh Musisi AN Ditangkap, Warganet: Ternyata di Balik Kupluk Anji Ada Ganja

AKBP Arman menuturkan bahwa pembuatan bom ikan tersebut sudah dilakukan selama setahun terakhir dan dijual lagi dengan alasan memenuhi kebutuhan ekonomi.

Kapolres Pasuruan menjelaskan mselama membuat detonator, keempat tersangka saling bekerja sama. Terlebih untuk menyembunyikan aktifitas dalam merakit bom ikan, agar tak diketahui tetangga yang lain.

Sementara itu ditempat yang sama Kabidlabfor Polda Jatim, Kombes Pol. Sodiq Pratomo memaparkan Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), didapatkan adanya satu lubang bekas titik pusat ledakan dengan ukuran diameter ± 50 cm, dan kedalaman ± 7 cm, Postitif mengandung Lead Azida Pb(N3)2.

BACA JUGA  Korupsi Pajak PT GGP, Mantan Kepala BPPRD Lamteng Divonis Setahun Penjara

“Ditemukan Ratusan casing detonator yang terbuat dari aluminium dengan panjang rata-rata ± 58,2 mm dan diameter rata rata ± 7,2 mm. Barang bukti serbuk warna putih yang positif mengandung Pentaerytritol tetranitrate (PETN) dan Potassium Chlorat (KClO3) serta Barang bukti serbuk warna putih kekuningan yang positif mengandung Trinitro toluena (TNT),”paparnya, dikutip dari laman tribratanews.polri.go.id, Kamis (16/9/2021).

Kombes Pol Sodiq menjelaskan, PETN (Pentaerytritol tetranitrate), Potassium Chlorat (KCO3), TNT (Trinitro toluena ), Lead azide Pb(N3)2 ini termasuk termasuk jenis bahan peledak high explosive, sedangkan untuk Potassium Chlorat (KClO3) ini termasuk jenis bahan peledak Low Explosive.(*)

Red

Share :

59 views

Baca Juga

HUKUM

Seorang Suami Cangkul Wajah Istri

BANDAR LAMPUNG

Penasehat Hukum Mustafa Dorong KPK Kembangkan Penyidikan Aliran Uang

BANDAR LAMPUNG

Hukuman Kedua, Mantan Bupati Lamteng Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

HUKUM

Pemuda asal Lampung Ditangkap Karena Curi Emas Majikannya di Jogjakarta

HUKUM

Polsek Way Tuba Ringkus Begal yang 6 Tahun Buron

HUKUM

Mantan Kadisdik Tuba Ditahan di Rutan Menggala

HUKUM

Sikap IDI Lamtim Terkait Pelaksanaan Hukum Kebiri untuk Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur

BANDAR LAMPUNG

Kasus Benih Jagung Dilimpahkan ke PN, Sidang dijadwalkan Pekan Depan