PWI Lampung Gelar Pelatihan Jurnalistik Untuk Tenaga Pendidik Bandar Lampung

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung melaksanakan Pelatihan Kehumasan Tenaga Pendidikan bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, Akar Hotel, Rabu (20/08/2025).

Pelatihan Kehumasan terselenggara untuk memberikan pemahaman kepada tenaga pendidik terkait dengan kehumasan, publikasi dan pengetahuan pers.

Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 200 peserta pendidik yang terdiri dari guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bandar Lampung.

Para peserta mendapat kesempatan belajar langsung dari empat narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Ahli Pers sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung Iskandar Zulkarnain, Anggota Komisi Kompetensi PWI Pusat Nizwar, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung Munizar, serta Seksi Wartawan Kerjasama PWI Lampung Syahroni Yusuf.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah diselenggarakan dua tahun lalu.

Hanya saja bedanya, saat itu pelatihan kehumasan ditujukan bagi aparatur kelurahan di Kota Bandar Lampung, kali ini sasaran utamanya adalah tenaga pendidik.

“Kali ini pesertanya adalah para guru, terdiri dari 100 guru SD dan 100 guru SMP di Bandar Lampung. Tentu kegiatan ini bisa terlaksana berkat dukungan dari Pemkot Bandar Lampung, khususnya Dinas Pendidikan,” ujar Wira.

Ia menegaskan, tujuan utama pelatihan ini adalah untuk membekali para guru dengan wawasan kehumasan sekaligus memberikan pemahaman dasar jurnalistik.

Baca Juga :  Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat

Menurutnya, perkembangan era digital menuntut tenaga pendidik untuk lebih adaptif terhadap teknologi, media sosial, dan komunikasi publik.

“Saat ini bapak dan ibu guru juga harus melek teknologi dan media sosial. Jangan sampai nanti guru kalah dengan siswanya, karena siswa SMP sekarang sudah sangat aktif, bahkan mampu menghasilkan konten yang baik dan kreatif. Ini tentu hal positif yang harus ditangkap oleh guru,” jelasnya.

Meski demikian, Wira mengingatkan bahwa media sosial juga memiliki sisi negatif yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu memberikan arahan kepada siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media digital.

“Seperti yang kita ketahui, banyak kasus tawuran pelajar yang bermula dari media sosial. Jika kita tahu bagaimana media sosial bisa diarahkan ke hal-hal positif, maka ini dapat menjadi bekal penting bagi guru untuk mendidik siswa di sekolah,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wira juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bandar Lampung yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya.

“Biasanya kegiatan seperti ini, apalagi di kabupaten/kota, guru-guru harus membayar karena ada sertifikat. Tapi kali ini gratis, karena ada dukungan penuh dari Pemkot Bandar Lampung. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki latar belakang yang kuat dalam menghadapi era reformasi dan globalisasi, khususnya di sektor pendidikan.

Menurutnya, dinamika perubahan sosial dan internal lembaga pendidikan menuntut adanya penyesuaian serta penyempurnaan dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan komunikasi publik.

“Perubahan ini terjadi sangat cepat, sistematis, berstruktur, dan masif. Karena itu, siap atau tidak siap, seluruh komponen pelaku pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Iwan menambahkan, tenaga pendidik masa kini tidak hanya dituntut menjalankan fungsi administratif dan akademik, tetapi juga berperan sebagai representasi institusi pendidikan di mata masyarakat.

“Dalam kehumasan bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga membangun citra, kepercayaan, dan komunikasi yang efektif antara sekolah dengan publik,” jelasnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan penuh keseriusan, menyerap ilmu sebanyak mungkin, dan mengaplikasikannya dalam lingkungan kerja.

“Jadilah tenaga pendidik yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga komunikatif, adaptif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
Pendapatan APBD Perubahan Lampung 2026 Turun Rp19,6 Miliar
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:10 WIB

HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru