Rektor Universitas Teknokrat Ingatkan Esensi Berkurban di Masa Pandemi

- Jurnalis

Rabu, 14 Juli 2021 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UTI HM Nasrullah Yusuf. Foto: rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Rektor UTI HM Nasrullah Yusuf. Foto: rilislampung.id (group lampungcorner.com)

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Berkurban adalah salah satu amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah pada bulan Dzulhijjah. Tentunya, agar ibadah kurban menjadi lebih sempurna dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Hukum dari berkurban sendiri adalah sunnah muakad, terutama bagi orang yang memiliki kemampuan materil untuk itu. Artinya, sangat dianjurkan tetapi sifatnya tidak wajib.

Menurut Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM Nasrullah Yusuf, esensi berkurban adalah setiap muslim mau berkurban kambing dan sapi sesuai kemampuan masing-masing.

Mereka, lanjut Nasrullah, yang memiliki perekonomian cukup bisa membeli hewan kurban masing-masing.

“Sedangkan mereka yang ingin patungan dengan orang lain, juga bisa berkurban sapi, bisa per kelompok,” ujar Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia ini, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga :  Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK

Hal terpenting, masih kata Nasrullah, melaksanakan kurban sesuai dengan kemampuan karena pahala berkurban sangat besar.

“Allah Swt akan melihat keikhlasan kita dan menerima kurban sebagai amal ibadah yang ganjarannya akan kita rasakan kelak,” tuturnya.

Karenanya Nasrullah mengajak sivitas akademika Teknokrat dan masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Setelahnya, daging kurban bisa dibagikan kepada mereka yang membutuhkan terutama bagi masyarakat yang terdampak pandemi akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Bandarlampung.

“Apalagi selama masa pandemi ada PPKM darurat, di mana rakyat sangat membutuhkan daging kurban sebagai penambah nutrisi,” ujarnya.

Menurut Nasrullah, kurban bukan ibadah sekali seumur hidup, melainkan bagi merrka yang punya kemampuan bisa berkurban setiap tahun.

Baca Juga :  Kondisi Anak Krakatau dan Strategi Pemprov Hadapi Erupsi

“Budaya berkurban membuat pribadi kita semakin kuat dalam keimanan dan ketakwaan. Serta menjadi pribadi yang mempunya filantropi yang kuat di tengah masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H. Mahathir Muhammad menambahkan bahwa mahasiswa juga bisa berkurban dengan berkelompok.

Mereka bisa menyisihkan uangnya selama beberapa waktu dan membentuk kelompok. Bagi yang baru sanggup berkurban kambing, didorong untuk merealisasikannya.

“Sedangkan mereka yang mempunyai keuangan cukup baik bisa membentuk kelompok dan berkurban satu ekor sapi,” ucapnya.

Mahathir menegaskan bahwa berkurban di masa muda akan melatih keimanan dan ketakwaan.

“Termasuk melatih sifat kedermawanan di tengah masyarakat,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Minggu, 1 November 2026 - 09:33 WIB

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:12 WIB