Santap Menu Makanan Bergizi Gratis Basi, Siswa SD dan SMP di Lampura Rasakan Mual Hingga Muntah

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER, Lampura  –Makanan Bergizi Gratis, yang diberikan kepada siswa Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten lampung utara memakan korban, Selasa (15/07/2025).

 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo tersebut, dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan remaja, malah berubah jadi Program makanan bergizi gratis yang dapat membahayakan keselamatan siswa karena makanan, tidak layak untuk dimakan.

Bima, siswa kelas 4 SD Soekarno Hatta, langsung dilarikan orang tuanya ke puskesmas setelah mengalami sakit perut, mual, dan muntah, setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis di sekolahnya.

Baca Juga :  Patok Tapal Batas Dipasang, Polemik Wilayah Dua Desa di Lampura Diharapkan Tuntas

Anak-anak dari SD IT Insan Robbani juga mengeluhkan masalah yang sama, mereka menerima MBG dalam bentuk, miehun goreng, sayuran, berupa toge, sawi, putih telur, buah jeruk, dan susu Merek Milk life.

Menurut para siswa tersebut makanan berupa miehun mengeluarkan aroma tak sedap dan ketika mereka makan terasa asam.

Mengetahui hal tersebut para guru yang bertugas saat itu, langsung memerintah para siswa, untuk tidak mengonsumsi makanan tersebut, termasuk mengimpormasikan via grup whatsapp agar para orang tua, ikut mengawasi putra putrinya.

Sarudin sebagai wakil Kepala Sekolah Bidang sarana dan prasarana, dan Penanggung jawab MBG SD IT Insan Robbani membenarkan keluhan para muridnya, jika MBG yang diterima basi, mengeluarkan bau dan terasa asam.

Baca Juga :  FPP UMKO Kenalkan Tepung Mocaf, Dorong Masyarakat Kalibening Raya Manfaatkan Pangan Lokal

Wiwik orang tua korban mengatakan anaknya mengalami sakit perut, mual, dan muntah setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis, program pemerintah itu.

M rabani Keigi, Asisten Lapangan Makan Bergizi Gratis, untuk Lampung Utara, di bawah Naungan Badan Gizi Nasional, mengakui kelalaian, yang mengakibatkan makanan tidak layak di makan.

M rabani, mengaku, pihaknya mengetahui jika paket makan yang didistribusikan, tidak layak untuk dimakan, setelah ada laporan dari pihak sekolah.

Berita Terkait

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik
Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online
Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal
Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031
Berita ini 385 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Senin, 28 September 2026 - 12:25 WIB

Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan

Selasa, 8 September 2026 - 10:59 WIB

Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB

Senin, 7 September 2026 - 16:14 WIB

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah.

BANDAR LAMPUNG

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:26 WIB