Home / BANDAR LAMPUNG

Kamis, 4 Maret 2021 - 11:57 WIB

Sekolah Pelita Bangsa Salurkan Bantuan untuk Gempa Majene

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM,Bandarlampung – Civitas Akademika Sekolah Pelita Bangsa Bandar Lampung kumpulkan bantuan berupa sembako, masker dan kebutuhan alat tulis untuk warga terdampak Gempa di Majene, Sulawesi Barat.

Bantuan tersebut kemudian disalurkan melalui ACT Lampung pada Selasa (3/3/2021). Bantuan itu berupa sembako, obat-obatan, dan pakaian.

“Bantuan yang sudah dikumpulkan oleh Pengurus OSIS SD dan SMP Pelita Bangsa sudah diterima oleh Kepala Program ACT Lampung, Regina Locita Pratiwi, untuk kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak gempa di Majene Sulbar,” ungkap Dian Eka Darma Wahyuni, Kepala Cabang ACT Lampung.

addgoogle

Saat ini kondisi warga terdampak Gempa Majene sebagian masih bertahan di posko pengungsian, dan masih membutuhkan bantuan berupa pangan, pembangunan infrastruktur dan lainya.

Dengan adanya penyaluran bantuan yang sudah dikumpulkan sejak awal Januari 2021 tersebut menunjukan bahwa masyarakat Lampung terutama untuk civitas akademika masih sangat peduli terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.

“Terimakasih kepada Sekolah Pelita Bangsa untuk menyalurkan bantuan tersebut, semoga ini dapat menggerakan kepedulian sekolah lain untuk turut mengumpulkan bantuan pangan,” tutupnya.(*)

 

EDITOR:REDAKSI

add

Share :

429 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Hampir Penuh, Pemkot Minta RS Rujukan Covid-19 Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien 30 Persen

BANDAR LAMPUNG

Bajing Loncat Terekam Kamera, Satu Ditangkap Empat Buron

BANDAR LAMPUNG

Berujung Saling Lapor, Versi PLN: Konsumen Mengeroyok Petugas

BANDAR LAMPUNG

Geser Ridho, Edy Irawan Ketua DPD Demokrat Lampung

BANDAR LAMPUNG

PAN Lampung Mulai Rekrut Saksi TPS, Diminta Bawa Lima Suara

BANDAR LAMPUNG

PTPN VII Gelar Doa Bersama Daring, Direktur Sebut Kesehatan Karyawan Adalah Kunci

BANDAR LAMPUNG

Hari Ikan Nasional, Mesuji Ditarget Jadi Kabupaten Perikanan

BANDAR LAMPUNG

Unila Hadiahi Rp764 Juta untuk 228 Mahasiswa Berprestasi, Rektor Imbau Tak Ada Demo Lagi