Sentil Birokrasi, Romli: Aparatur Harus Melayani, Bukan Dilayani

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lampung Utara, Romli.

Wakil Bupati Lampung Utara, Romli.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Kritik keras dilontarkan Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, terhadap wajah birokrasi di daerahnya. Ia menyoroti masih kuatnya pola pikir terbalik di kalangan aparatur yang seharusnya melayani masyarakat, justru ingin dilayani.

Pernyataan itu disampaikan Romli saat mendampingi Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Tanjung Raja, Rabu (8/4/2026).

Di hadapan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala dinas, hingga para camat, Romli menegaskan kembali hakikat pemerintahan hadir sebagai pelayan publik, bukan simbol kekuasaan.

“Layanilah masyarakat dengan baik, dengan hati yang ikhlas. Kita ini pelayan, bukan untuk dilayani. Tapi faktanya, kadang terbalik,” tegasnya lantang.

Ia tak menutup mata terhadap realitas yang berkembang. Bahkan, Romli secara terbuka mengakui adanya krisis kepercayaan publik terhadap institusi, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat penegak hukum. Baginya, persoalan ini tidak bisa diselesaikan dengan jargon semata.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

“Jujur saja, saat ini ada krisis kepercayaan. Tidak cukup hanya dengan kata-kata. Harus ada bukti, pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Romli juga memberi pesan tegas kepada para camat agar tidak terjebak rutinitas di balik meja. Ia menekankan pentingnya kehadiran langsung di tengah masyarakat, membangun kolaborasi dengan kepala desa, serta menyerap persoalan riil warga.

“Camat harus hadir di tengah masyarakat, jangan hanya di kantor. Bangun kolaborasi dengan kepala desa, dengarkan langsung keluhan warga,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Hamartoni dan Wakil Bupati Romli juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sejumlah program pembangunan yang belum sepenuhnya terealisasi selama satu tahun masa kepemimpinan mereka.

Baca Juga :  Tak Sekadar Syiar Islam, MTQ ke-45 Lampura Hadirkan Pasar Murah dan Dongkrak Ekonomi Warga

“Kami mohon maaf atas kekurangan yang ada, baik infrastruktur maupun program yang belum menyentuh masyarakat secara luas,” ucap Romli.

Ia menyoroti persepsi publik yang kerap membandingkan geliat pembangunan di perkotaan dengan kondisi desa yang masih tertinggal, mulai dari jalan rusak hingga minimnya fasilitas dasar.

“Kalau di kota bangunan megah berdiri, tapi di desa jalan rusak, masyarakat akan menilai pemerintah tidak bekerja. Itu jadi catatan bagi kami,” ungkapnya.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Romli memastikan pasangan kepemimpinan Hamartoni–Romli tetap berpegang pada komitmen awal untuk menunaikan janji politik kepada masyarakat.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkan janji-janji kepada masyarakat. Itu komitmen kami,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh
Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa
Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat
TWA Rawa Kandis Disiapkan Jadi Wisata Edukasi, Konservasi Tetap Jadi Prioritas
RSUD Ryacudu Terbakar, Bupati Hamartoni Minta Penanganan Pascakebakaran Dilakukan Cepat
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh

Rabu, 2 September 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa

Selasa, 1 September 2026 - 19:08 WIB

Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat

Berita Terbaru