Tiba di Pelabuhan Panjang, Beginilah Fasilitas Wah Kapal Pesiar Khusus OTG Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 20 Agustus 2021 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal pesiar untuk isolasi pasien Covid-19. Foto: Istimewa

Kapal pesiar untuk isolasi pasien Covid-19. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — KM Lawit, kapal pesiar untuk isolasi mandiri (isoman) pasien Covid-19 yang ditempatkan di Pelabuhan Panjang sejak Senin (16/8/2021) dilengkapi fasilitas mewah.

Ada dua deck yang disiapkan khusus ruang isolasi dan diisi 419 bed. Sementara, deck lainnya untuk tenaga kesehatan (nakes) dengan 18 bed.

Selain perawat dan dokter, juga disiagakan ahli gizi untuk melihat makanan yang disajikan kepada pasien.

“Kita juga siapkan jogging track dan ruang olahraga,” jelas nahkoda kapal, Kapten Herman Obrein, Kamis (19/8/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana menjelaskan pasien yang akan dirawat di kapal tersebut adalah seseorang yang dikategori positif Covid-19 tanpa gejala. Atau, Orang Tanpa Gejala (OTG).

Baca Juga :  Pemprov Lampung Komitmen Tingkatkan IPM, Fokus Akurasi Data Kependudukan dan Pendidikan

Ia menyebutkan kapal dengan 50 Anak Buah Kapal (ABK) merawat pasien positif Covid-19 dengan rujukan dari puskesmas.

“Ini untuk menghindari masyarakat yang positif tidak isolasi mandiri di rumah karena ditakutkan ada orang tua yang rentan dan anak-anak,” ujar Reihana.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang meninjau langsung KM Lawit pada Kamis menerangkan, kapal ini milik PT Pelni.

“Ini semua adalah perhatian khusus dari pemerintah sebagai salah satu upaya kita terhadap pengendalian Covid-19 karena rakyat harus kita selamatkan,” ujar Arinal.

Baca Juga :  Terungkap! Ini Tampang Pelaku Penembak Brigadir Arya Supena, Ternyata Residivis Jambret

Saat peninjauan, Arinal didampingi Plt Kepala KSOP Kelas I Panjang Hendri Ginting, Kapten Herman Obrein, dan perwakilan PT Pelindo II/IPC Cabang Panjang.

Arinal mengatakan kehadiran tempat isolasi apung ini untuk mengantisipasi bila terjadi penambahan pasien kasus Covid-19 terutama di wilayah Lampung Selatan, Bandarlampung, dan Pesawaran.

Saat ini, menurut Arinal, angka Covid-19 di Lampung cenderung mengalami penurunan yang signifikan.

Nantinya, pemerintah daerah hanya menyiapkan nakes di kapal. Karena pendukung lainnya disiapkan dari Kemenkes, PT Pelni, BNPB, dan Kemenhub. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026
Wagub Jihan Hadiri Rapat Pleno TPAKD, Dorong Percepatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
Gubernur Mirza TApresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:14 WIB

Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Berita Terbaru