TKD Kena Pangkas, Belanja Pemprov Lampung 2026 Dipotong Rp580 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan/foto: Rima

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan/foto: Rima

LAMPUNGCORNER.COM – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 mengalami penyesuaian besar setelah hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengharuskan adanya koreksi dana transfer ke daerah (TKD). Akibatnya, total belanja Pemprov Lampung dipangkas sekitar Rp580 miliar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat ditemui di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (26/11/2025).

Selain itu Marindo menjelaskan bahwa proses pembahasan APBD 2026 telah melalui evaluasi Kemendagri. Ia menyampaikan apresiasi karena Provinsi Lampung menjadi yang tercepat secara nasional dalam menyelesaikan tahapan tersebut.

“Alhamdulillah, kemarin hasil evaluasi sudah keluar dan ini menjadi evaluasi pertama untuk tingkat provinsi di Indonesia. Insya Allah, APBD 2026 juga menjadi yang pertama ditetapkan tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Internal, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efektif dan Bersih

Ia menegaskan, percepatan ini menunjukkan komitmen Pemprov Lampung bersama DPRD dalam menaati seluruh timeline penyusunan anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Marindo, poin paling krusial dalam evaluasi Kemendagri adalah perintah melakukan penyesuaian dana transfer sesuai ketetapan Kementerian Keuangan. Karena itu, pemerintah daerah bersama DPRD sepakat memangkas belanja di hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Semua OPD mengalami penurunan. Bappeda dan BPKAD sudah melakukan simulasi. Pengurangan difokuskan pada belanja yang tidak langsung menyentuh masyarakat,” kata Marindo.

Belanja yang dipangkas antara lain belanja alat tulis kantor (ATK); biaya cetak dan penggandaan; biaya rapat, termasuk sewa tempat dan konsumsi; kegiatan seremonial dan perjalanan dinas.

“Alhamdulillah, dari efisiensi itu kita bisa memenuhi angka hampir Rp600 miliar,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Mirza dan Wali Kota Eva Dwiana Bahas Penanganan Banjir di Bandar Lampung

Marindo menegaskan pemotongan anggaran tidak akan menyentuh sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

“Kita pastikan penurunan Rp600 miliar tersebut tidak mengambil dari anggaran infrastruktur pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.

Program strategis seperti peningkatan layanan kesehatan, pembebasan komite sekolah, tetap berjalan sesuai rencana.

“Infrastruktur sekolah tidak ada yang terganggu. Fokus pengurangan hanya pada belanja non-prioritas seperti ATK, perjalanan dinas, cetak, dan rapat,” ujarnya.

Setelah penetapan APBD memperoleh nomor register, Pemprov Lampung langsung menuntaskan pemenuhan indikator MCP–KPK terkait penganggaran. Marindo berharap percepatan ini memudahkan proses administrasi hingga pelaksanaan anggaran awal tahun.

“Target kita, 1 Januari sudah bisa dilakukan pembayaran gaji dan 2 Januari seluruh kegiatan sudah dapat dimulai,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru