Tritura: Warisan Sejarah tentang Kritik, Pengorbanan, dan Perubahan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksi demonstrasi. Sumber: freepik.com

Ilustrasi aksi demonstrasi. Sumber: freepik.com

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap 10 Januari, bangsa Indonesia memperingati Hari Tritura (Tri Tuntutan Rakyat), sebuah momentum historis yang lahir dari gejolak politik dan sosial pada pertengahan 1960-an.

Peringatan ini bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan pesan kuat tentang peran rakyat dalam mengawal arah perjalanan bangsa.

Tritura berakar dari situasi nasional pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965, ketika kondisi politik, ekonomi, dan keamanan berada dalam ketidakstabilan.

Krisis yang berkepanjangan serta ketidakpastian arah kebijakan negara menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sikap pemerintah yang dinilai lamban dan kurang tegas terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI) semakin memicu ketegangan.

Dari situ, lahirlah gelombang aksi Tritura yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pelajar, buruh, hingga guru.

Baca Juga :  Program Air Bersih dan Sosial Jadi Andalan, NasDem Mesuji Perkuat Kedekatan dengan Warga

Aksi tersebut menjadi simbol solidaritas rakyat dalam menyuarakan tuntutan perubahan demi masa depan bangsa.

Tiga tuntutan utama yang kemudian dikenal sebagai Tritura merupakan reaksi langsung atas memburuknya kondisi kehidupan masyarakat saat itu.

Tuntutan pertama adalah pembubaran PKI beserta seluruh organisasi yang berafiliasi dengannya.

Kedua, perombakan Kabinet Dwikora yang dianggap tidak mampu mengatasi krisis nasional.

Ketiga, penurunan harga serta perbaikan kebijakan ekonomi yang kian memberatkan kehidupan rakyat. Namun, perjuangan tersebut tidak berjalan tanpa pengorbanan.

Gugurnya mahasiswa Arif Rahman Hakim dalam aksi demonstrasi menjadi bukti bahwa perubahan besar sering kali dibayar mahal.

Pengorbanan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa sejarah bangsa dibangun dengan darah, air mata, dan keberanian.

Baca Juga :  RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah

Lebih dari setengah abad berlalu, semangat Tritura tetap relevan bagi kehidupan berbangsa saat ini.

Peringatan ini menegaskan pentingnya keberanian bersikap kritis terhadap kekuasaan ketika kebijakan tidak berpihak kepada rakyat.

Tritura juga menegaskan peran strategis generasi muda sebagai agen perubahan yang mampu menyuarakan aspirasi secara bermartabat.

Di sisi lain, pemerintah dituntut untuk senantiasa terbuka terhadap kritik, menjaga keadilan, serta memelihara stabilitas nasional.

Hari Tritura menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar untuk dikenang, tetapi untuk dipahami dan dipetik hikmahnya.

Dari sana, bangsa Indonesia diharapkan terus melangkah ke depan dengan menjunjung nilai keadilan, kebijaksanaan, dan keberpihakan kepada rakyat. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB

Plt. Kepala BPKAD Lampura, Iskandar Helmi. Foto dok

BREAKING NEWS

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:51 WIB

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB